Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 30 Juli 2025 | 14.21 WIB

Bantah Minta Iuran Dibelikan Motor NMax, Sekda Semarang: Kalau Ketemu Orangnya Saya Tuntut Hukum!

Iuran dari perangkat daerah untuk membeli sepeda motor Yamaha NMax sebagai hadiah purnatugas Sekda Semarang. (Istimewa) - Image

Iuran dari perangkat daerah untuk membeli sepeda motor Yamaha NMax sebagai hadiah purnatugas Sekda Semarang. (Istimewa)

JawaPos.com - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Semarang, Djarot Supriyoto, membantah keras tudingan bahwa dirinya meminta iuran dari perangkat daerah untuk membeli sepeda motor Yamaha NMax sebagai hadiah purnatugas.

Djarot menegaskan dirinya sama sekali tidak tahu-menahu soal penggalangan dana tersebut, apalagi sampai meminta hadiah. Ia bahkan menyebut kabar itu sebagai fitnah dan berencana menempuh jalur hukum terhadap pihak yang menyebarkannya.

Djarot menilai kabar itu sangat merugikan dan merupakan pencemaran nama baik. Ia menegaskan tidak akan tinggal diam dan siap menempuh langkah hukum.

“Kalau ketemu orangnya, saya tuntut untuk langkah hukum,” ujarnya, dikutip dari Radar Semarang (Jawa Pos Grup), Rabu (30/7).

Isu ini mencuat setelah akun Instagram @dinaskegelapan_kaptensemarang mengunggah foto yang diduga merupakan rincian iuran yang dibebankan kepada 25 perangkat daerah dan 19 kecamatan di Kabupaten Semarang.

Dalam sebaran itu tertulis dana tersebut akan digunakan untuk membeli sepeda motor Yamaha NMax senilai Rp 35 juta dan karikatur senilai sekitar Rp 2 juta sebagai cinderamata untuk Sekda yang akan pensiun dalam waktu dekat.

Yang bikin publik geger, dalam sebaran itu tercantum pula perintah penyetoran dana paling lambat 30 Juli 2025 melalui transfer ke rekening atas nama Lisa Revania di Bank Jateng. Lisa Revania diketahui merupakan ASN yang menjabat sebagai Kepala Subbagian Perencanaan dan Keuangan pada Bagian Umum Setda Kabupaten Semarang.

Namun saat dikonfirmasi, Djarot menolak mentah-mentah tudingan tersebut.

“Gila itu. Demi Allah saya tidak pernah minta-minta seperti itu. Coba ditanyakan ke kepala bagian, ada tidak pungutan tersebut? Tidak benar, tidak waras itu. Tahu saja tidak saya terkait itu,” pungkasnya. 

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore