
HUTAN LINDUNG: Telaga Bidadari, berlokasi di kawasan hutan lindung Muka Kuning, Batam yang menyajikan keindahan alam di tengah Kota.
JawaPos.com - Sebagai kota industri, Batam menyajikan pembangunan kawasan industri di banyak tempat. Geliat pembangunan sektor industri ini seolah meniadakan sisi lain Batam yang sejatinya memiliki keindahan alam yang terbilang mumpuni.
Di luar garis pantai yang terbentang mengelilingi pulau, Batam sejatinya memiliki kawasan hutan lindung di tengah kota yang tidak banyak diketahui orang. Dimana di kawasan ini terdapat kolam pemandian yang oleh masyarakat sekitar dinamai Telaga Bidadari.
Telaga Bidadari ini sendiri berada kawasan hutan lindung Muka Kuning, Kecamatan Suangai Beduk, Batam, Kepulauan Riau (Kepri). Tepat berlokasi di jalur air dari bukit Daeng, sebuah bukit yang terbilang cukup besar dan tinggi di kawasan ini, membuat aliran air terus mengalir memenuhi telaga.
Pada kondisi curah hujan tinggi, aliran air menuju telaga ini akan membantuk air terjun yang cukup menawan. Meskipun tidak terlalu tinggi, namun massa air yang besar membuatnya terlihat seperti barisan tirai dari air.
"Kalau datang ke sini setelah hujan pasti lebih bagus lagi, karena air terjunnya besar," kata Andri, 27, salah satu pengunjung yang telah beberapa kali datang ke kawasan hutan lindung ini.
Kawasan hutan lindung dengan aliran air mengisi telaga, menjadi kawasan air terjun ketika terjadi hujan, menjadikan kawasan ini cukup istimewa bagi penyuka alam. Hanya saja kawasan yang indah ini seolah dibiarkan begitu saja, sehingga tidak banyak yang mengetahuinya.
Karena akses yang memang belum banyak diketahui umum, kawasan ini hanya didatangi mereka yang memiliki hobi bersentuhan dengan alam, anak-anak pramuka, dan komunitas-komunitas outdoor.
Letaknya yang berada di tengah kota menjadi daya tarik tersendiri. Banyak lokasi serupa di daerah lain, namun lokasinya selalu berada jauh di pinggir kota, sementara kawasan Hutan Lindung Muka Kuning ini berada di antara kawasan Industri yang letaknya di tengah kota Batam. Menjadi oase di tengah sekat-sekat kawasan industri.
Untuk sampai ke lokasi Telaga Bidadari ini, membutuhkan waktu sekitar satu sampai satu setengah jam dengan berjalan kaki dari batas terakhir yang bisa dilewati kendaraan. Lokasi ini berada di Kampung Aceh, Muka Kuning, Kecamatan, Sungai Beduk. Dari jalan utama menuju kawasan ini hanya memakan waktu kurang dari 10 menit.
Adapun simpang atau jalan masuk Kampung Aceh sendiri berada tepat di seberang depan Kawasan Industri Batamindo. Simpang Kampung Aceh ini juga berderatan dengan kawasan Indutri Panbil.
Selama berjalan kaki, kita akan melewati jalan setapak dengan kontur jalan landai, menanjak, dan turunan. Pengunjung kawasan ini juga akan ditantang untuk melewati sekitar empat jembatan kayu yang menjadi penghubung menuju kawasan ini.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
