
Kabidhumas Polda Jabar Kombes Polisi Hendra Rochmawan. (Rubby Jovan/Antara)
JawaPos.com - Polisi masih terus mendalami Insiden yang terjadi dalam Pesta Rakyat di Garut. Polda Jawa Barat (Jabar) berniat melakukan klarifikasi kepada sejumlah pihak terkait. Mulai keluarga 3 korban meninggal dunia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut, wedding organizer (WO), sampai vendor.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Hendra Rochmawan menyampaikan hal itu saat dikonfirmasi pada Selasa (22/7). Dia membeber beberapa pihak yang akan diundang untuk menyampaikan klarifikasi secara langsung di Polda Jabar. Mengingat penanganan kasus tersebut kini sudah diambil alih dari Polres Garut.
”Adapun rencana tindak lanjut dari pemeriksaan tersebut adalah membuat surat undangan klarifikasi kepada asisten administrasi umum Pemkab Garut, 5 anggota polisi, kepala Satpol PP, WO, Vendor Megunesia, orang tua korban dan warga sekitar acara,” ungkap Hendra.
Undangan klarifikasi tersebut disampaikan setelah Polres Garut memeriksa 11 saksi dalam insiden yang terjadi saat syukuran acara pernikahan putra Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, Maula Akbar Mulyadi Putra, dengan Wakil Bupati (Wabup) Garut Puttri Karlina. Hendra menyebut, pemeriksaan 11 saksi oleh Polres Garut sudah dilakukan pada Senin (21/7).
”Polres Garut telah memeriksa 11 saksi untuk dimintai keterangannya saat terjadi aksi dorong dan terinjak-injaknya masa yang mau masuk ke Pendopo Kabupaten Garut,” kata dia.
Insiden yang terjadi pada Jumat (18/7) itu langsung menyita perhatian publik. Di antara 3 korban meninggal dunia, 1 korban adalah seorang polisi yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas. Dia meninggal dunia setelah berusaha membantu warga yang berdesakan hingga pingsan.
”Polda Jabar membenarkan informasi adanya 3 orang yang meninggal dalam kegiatan resepsi yang ada di Garut. Jadi, anggota kami itu telah gugur atas nama Cecep, anggota bhabinkamtibmas polsek di Polres Garut,” ucap Hendra.
Perwira menengah Polri dengan tiga kembang di pundak itu menyatakan bahwa Cecep sempat membantu mengatur warga yang berdesakan masuk ke tempat acara di Pendopo Garut. Bahkan, sempat mengangkat warga yang pingsan karena tidak kuat berdesakan dalam acara tersebut. Dia kemudian beristirahat sejenak setelah kerumunan tidak tampak.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Ekuador vs Jerman di Piala Dunia 2026: Der Panzer Kejar Rekor Sempurna di Fase Grup
