
Ilustrasi
JawaPos.com PALEMBANG - Kesal, marah, mungkin juga akan balas dendam. Perasaan campur aduk mungkin dirasakan HI (37) yang melaporkan BW (37) yang tega mengauli anak gadisnya, DP (15) yang masih duduk di bangku SMP.
BW (37), datang ke SPK Terpadu Polresta Palembang, kemarin (26/11) untuk melaporkan perilaku biadam HI (37), terhadap anak kandung yang disayanginya ini.
DP merupakan anak kandung dari BW. Sementara HI adalah ayah tirinya DP, karena HI menikahi mantan istri BW. DP yang saat ini masih sekolah di salah satu SMP di Palembang.
Peristiwa ini terungkap setelah korban bercerita kepada ayah kandungnya. Parahnya, pelecehan seksual yang dilakukan HI telah berjalan selama dua tahun terakhir. DP menjadi budak nafsu ayah tirinya dibawah ancaman untuk tidak bercerita kepada siapapun.
"Aku dak terima. Aku mau dia dihukum,"ungkap BW seperti ditulis Sumatera Ekspres (Jawa Pos Group), Minggu (27/11).
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa ini bermula sejak 2014 silam. Saat korban baru pulang sekolah. Tiba dirumahnya, kawasan Jl Kapten A Rivai, saat kondisi sedang sepi.
Hanya ada HI. Saat itulah, menurut korban, pelaku langsung menyeretnya kedalam kamar, lalu memaksanya membuka pakaian.
"Diancam nak dibunuh kalau ngomong,"ungkap korban DP dihadapan petugas.
Dari laporan DP kepada petugas, setidaknya Ia telah puluhan kali korban digauli oleh pelaku. Kasat Reskrim Kompol Maruly Pardede SH SIK MH, yang dikonfirmasi mengungkapkan jika pihaknya akan segera memproses laporan korban.
"Akan ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA),"singkatnya. (aja/nas/JPG)

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
