Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 5 Juni 2025 | 06.59 WIB

Dinkes Jabar Catat Enam Kasus Covid-19 Terdeteksi di Empat Kabupaten

Ilustrasi petugas medis memeriksa kondisi pasien di ruang isolasi. (Ari Bowo Sucipto/Antara) - Image

Ilustrasi petugas medis memeriksa kondisi pasien di ruang isolasi. (Ari Bowo Sucipto/Antara)

JawaPos.com–Dinas Kesehatan Jawa Barat mengungkapkan, sebanyak enam kasus Covid-19 terdeteksi di empat kabupaten. Saat ini sudah ditangani rumah sakit untuk diobservasi dan diberi tindakan lanjutan.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Jabar Rochady mengatakan, enam kasus tersebut dilaporkan terjadi di Kabupaten Cianjur, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bogor, dan Kabupaten Indramayu.

”Yang masuk ke dalam laporan aplikasi kami ada enam. Namun, saya harus konfirmasi dulu (lebih jauh) ke kabupaten/kota,” kata Rochady seperti dilansir dari Antara di Bandung, Rabu (4/6).

Adanya temuan ini, membuat Dinkes Jabar langsung bergerak untuk mengedukasi pada masyarakat dan berkoordinasi dengan kabupaten/kota di Jabar untuk waspada dan meningkatkan kinerja surveilans. Selain itu, meneruskan edaran dari Kementerian Kesehatan terkait kewaspadaan Covid-19 ke kabupaten/kota se-Jawa Barat untuk memastikan tidak terjadi lonjakan, selain dilakukan penanganan. 

Lebih lanjut, dia meminta masyarakat tetap waspada, tetapi tidak perlu panik, mengingat gejala yang muncul umumnya bersifat ringan, mirip flu biasa.

”Sejauh ini belum ada yang perlu dikhawatirkan, tetapi perlu dilakukan edukasi juga kepada masyarakat untuk mau dilakukan pemeriksaan,” terang Rochady.

Adapun untuk penelusuran (tracing) kasus Covid-19 secara menyeluruh, Rochady mengaku masih menunggu arahan dari pemerintah pusat. ”Tracing belum ada rencana untuk tes tracing massal, SOP-nya akan berubah karena sudah ada riwayat vaksinasi dan imunisasi,” ucap Rochady.

Sebagai persiapan, Rochady mengatakan, Dinkes Jabar akan meningkatkan kinerja surveilans atau pemantauan. Selain itu, fasilitas kesehatan di Jabar disiapkan baik tenaga medis maupun ruang isolasi jika diperlukan.

”Ketersediaan fasilitas kesehatan, termasuk ruang isolasi dan tenaga medis, sudah tersedia di Jawa Barat karena sudah merupakan standar pelayanan di rumah sakit,” ungkap Rochady.

Diinformasikan, sejak akhir Mei 2025, lonjakan kasus Covid-19 kembali terjadi di sejumlah negara Asia Tenggara, seperti Thailand, Singapura, Malaysia, dan Hongkong. Dan kini ternyata telah masuk ke Indonesia, termasuk Jawa Barat.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore