Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 15 Mei 2025 | 23.14 WIB

KDM Minta Ibu-ibu Jangan Kalah dengan Anaknya yang Nakal: Kalau Membangkang Lapor Gubernur

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi memeragakan ibu-ibu yang senang main TikTok. (Humas Jabar) - Image

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi memeragakan ibu-ibu yang senang main TikTok. (Humas Jabar)

JawaPos.com - Kang Dedi Mulyadi atau biasa dikenal KDM, Gubernur Jawa Barat (Jabar) yang gencar membereskan persoalan kenakalan remaja di wilayah Jabar meminta para orang tua, ibu-ibu, untuk tidak kalah dengan anak-anak nakal mereka.

Menurut Dedi Mulyadi, jika anak-anaknya nakal, membangkang, apalagi sampai berbuat kriminal, peran orang tua tetap lebih penting dalam membina karakter mereka. Hal tersebut dia sampaikan saat menemui beberapa warga Jabar di sebuah forum.

Mengutip Radar Bogor (Grup JawaPos), Dedi Mulyadi bercerita, saat berkeliling di setiap daerah, banyak kasus yang ia hadapi. Menurut Dedi Mulyadi, suatu waktu pernah didatangi seorang bapak yang anaknya ditahan oleh pihak kepolisian.

Ternyata, kata Dedi Mulyadi, anaknya tersebut melukai temannya. Rupanya, anak dari orang tua yang menghadapnya itu membacok temannya hingga terluka dan dimintai pertanggungjawaban.

"Anak kamu yang bacok, aku yang harus bayar. Ini keadaan, ini tiap hari," jelas Dedi Mulyadi.

Ada kasus lain, Dedi Mulyadi mendapatkan telpon dari salah satu warga yang meminta agar anaknya dibawa untuk dibina di barak militer. "Masalahnya apalagi? Dia nyuri emas saya 100 gram," ungkap Dedi Mulyadi.

"SMP, pak. Kenapa ini terjadi? Masalahnya apa? orang tua hari ini tak sanggup lagi menghadapi anaknya," tutur Dedi Mulyadi.

"Kenapa ini terjadi? Dibiarkan sejak kecil diikuti keinginannya. Makin gede makin susah diarahkannya," papar Dedi Mulyadi.

Dari banyak aduan yang datang dari masyarakat itu, Dedi Mulyadi meminta orang tua tidak boleh takut dengan anak mereka yang nakal. Jika memang tidak bisa ditangani, Dedi Mulyadi meminta orang tua untuk melapor langsung ke dirinya, ke Gubernur Jabar.

"Kalau anaknya membangkang, anaknya melawan, laporkan ke gubernur. Kita bawa ke kantor polisi, kita bawa ke barak TNI," tegas Dedi Mulyadi.

Memberikan kebebasan kepada anak memang boleh. Namun menurut Dedi Mulyadi, apabila kebebasannya melukai dan merugikan orang lain, hal tersebut jelas salah.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore