Logo JawaPos
Author avatar - Image
17 Maret 2026, 19.23 WIB

Gubernur Pramono Anung Lepas 33 Ribu Peserta Mudik Gratis DKI 2026 di Monas, Kuota Naik Drastis

Puluhan ribu pemudik gratis memadati area silang Monas, Jakarta, Selasa (17/3/2026). Pemprov DKI Jakarta memberangkatkan 744 bus dalam program Mudik Gratis. (Hanung Hambara/Jawa Pos) - Image

Puluhan ribu pemudik gratis memadati area silang Monas, Jakarta, Selasa (17/3/2026). Pemprov DKI Jakarta memberangkatkan 744 bus dalam program Mudik Gratis. (Hanung Hambara/Jawa Pos)

JawaPos.com - Kawasan Monas, Jakarta Pusat, mendadak ramai pada Selasa (17/3). Ribuan warga tampak antusias mengikuti pemberangkatan resmi Program Mudik Gratis 2026 yang diinisiasi oleh Pemprov DKI Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama Wakil Gubernur Rano Karno melepas langsung puluhan ribu pemudik.

Program ini menjadi solusi bagi warga yang ingin pulang kampung dengan aman, nyaman, dan tentunya tanpa biaya alias gratis.

Tahun ini, antusiasme masyarakat Jakarta untuk mudik bareng Pemprov DKI meledak. Tercatat, jumlah peserta mengalami kenaikan yang sangat signifikan dibandingkan tahun lalu.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menuturkan, jumlah peserta mudik gratis tahun ini meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, seiring tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan transportasi yang aman dan terjangkau.

"Jumlah peserta mudik gratis tahun ini mencapai lebih dari 33 ribu orang dan meningkat sekitar 34 persen dibandingkan tahun lalu. Ini menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap fasilitas mudik yang aman dan nyaman terus meningkat," ujarnya.

Ratusan Bus dan Layanan Angkut Motor

Demi mengakomodasi 33.902 peserta, Pemprov DKI Jakarta telah menyiagakan 744 unit bus.

Armada ini siap melayani arus mudik dan balik ke 20 kota/kabupaten yang tersebar di enam provinsi, mulai dari Lampung hingga Jawa Timur.

Tak hanya orang, motor kesayangan warga pun ikut difasilitasi. Tersedia layanan pengangkutan sepeda motor untuk meminimalisir risiko kecelakaan di jalan raya akibat kelelahan berkendara jarak jauh.

Keamanan penumpang juga menjadi harga mati. Pramono menegaskan bahwa seluruh armada bus telah melewati proses ramp check atau uji kelayakan kendaraan yang ketat.

Para pengemudi juga diwajibkan menjalani tes kesehatan untuk memastikan mereka dalam kondisi fit dan bebas dari penyalahgunaan narkoba sebelum memegang kemudi.

"Keselamatan pemudik merupakan prioritas utama dalam program ini. Dengan berbagai persiapan tersebut, kami berharap pelaksanaan mudik tahun 2026 dapat berjalan lancar, aman, dan sesuai harapan," tegasnya.

Tren Pendatang Baru di Jakarta Menurun

Menariknya, Pemprov DKI memprediksi jumlah pendatang baru ke Jakarta usai Lebaran 2026 justru akan berkurang.

Angkanya diperkirakan hanya menyentuh 10.000 hingga 12.000 orang, lebih rendah dari tren tahun-tahun sebelumnya.

Editor: Bayu Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore