
AMAL: Komunitas Malang Barber Hugs menggelar kegiatan cukur untuk amal di kawasan Car Free Day (CFD) Kota Malang, Minggu (4/3).
JawaPos.com - Kegiatan beramal tidak melulu dilakukan di tempat-tempat ibadah atau lembaga amal saja. Dengan mencukur rambut pun juga bisa dijadikan media untuk berbagi dengan sesama. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh komunitas Malang Barber Hugs ini.
Hanya dengan mencukur rambut dan membayar secara sukarela, bisa menyumbangkan rejeki yang dimiliki untuk kegiatan sosial. Kegiatan yang digelar di area car free day (CFD) Jalan Pahlawan Trip itu mendatangkan beberapa barberman dari beberapa barbershop di Kota Malang. Seperti Seventy Razors Barbershop, Bloody Mary Barbershop, dan Grace Ordinary Barber.
Humas Malang Barber Hugs Ishlakhuddin Yahya mengatakan, kegiatan ini murni kegiatan charity atau amal. "Kami ingin beramal, tetapi masih dengan profesi kami," ujar laki-laki yang akrab disapa Didin itu ketika ditemui JawaPos.com, Minggu (4/3).
Dia menyampaikan, selain untuk kegiatan sosial, event ini juga untuk memperkenalkan barbershop ke kalangan masyarakat. Kegiatan ini pun sudah dilakukan untuk kedua kalinya. Sebelumnya, pernah dilakukan pada Desember 2017 lalu.
Hasil yang didapat pun cukup banyak, yakni sekitar Rp 1,5 juta. Dari hasil sumbangan yang didapat itu, semuanya disumbangkan ke yayasan Lazismu Muhammadiyah Kota Malang. "Untuk event kali ini, kami akan menyumbangkan ke komunitas Save Street Child (SSC) Malang," kata dia. Pada event sebelumnya, ada sekitar 50 orang yang turut berkontribusi.
Didin mengatakan, pada kegiatan kali ini, ada sekitar 5 barberman dan satu barbergirl yang siap memotong rambut pengunjung. Pengunjung pun cukup registrasi untuk ikut andil dalam kegiatan ini. "Setelah selesai, mereka bisa bayar seikhlasnya. Kami tidak mematok harga," terangnya.
Sementara itu, Public Relation Save Street Child (SSC) Malang, Rucita Alma menambahkan, selain untuk sosial, kegiatan ini juga untuk mengubah mindset masyarakat yang berfikiran jika mencukur di barbershop itu mahal. "Kami mengubah mindset kalau (mencukur) di barber itu mahal," terangnya.
Dia mengatakan, nantinya dana yang dikumpulkan sepenuhnya akan disumbangkan ke SSC. "Mereka tidak ambil untung sama sekali," imbuhnya.
Sementara itu, salah satu pengunjung Indra Heriyawan mengatakan, dirinya sudah dua kali ini mengikuti kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan ini sangat bagus untuk digelar. "Selain bisa potong rambut, juga bisa sekalian beramal," kata dia. Dia pun berharap, kegiatan ini bisa rutin dilakukan.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
