
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi saat berdebat dengan remaja soal wisuda sekolah. (Instagram @dedimulyadi71)
JawaPos.com - Debat panas antara Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dengan seorang lulusan SMA yang mengkritik kebijakan larangan wisuda sekolah ramai di media sosial.
Bukan hanya isi perdebatan yang jadi sorotan. Gestur Dedi saat berbicara kepada remaja tersebut juga mengundang kritik tajam dari netizen.
Salah satu kritik datang dari akun TikTok Nuansa Lurr yang videonya viral. Dalam unggahannya, ia menulis:
"Kepada KDM tolonglah kalau berbicara lain kepada anak-anak. Salah tidaknya itu anak, jangan berdiri nunjuk-nunjuk, suara dikeraskan, sekalipun perkataanmu itu baik, karena dia itu bukan musuhmu," ujarnya, dikutip Minggu (27/4).
"Jangan rusak mentalnya. Berbicaralah dengan duduk sama rata, biar tidak ada yang merasa dikecilkan," sambung akun itu. Unggahan itu menuai banyak dukungan, dengan lebih dari 13,8 ribu suka.
Banyak netizen mengungkapkan rasa tidak nyaman melihat Dedi berdiri dan menunjuk-nunjuk ke arah anak yang sedang duduk. "Kamu juga akan merasa tertekan jika seseorang berdiri di hadapanmu sedang kamu duduk," tambah Nuansa Lurr.
Sejumlah netizen lain juga turut mengkritik gaya komunikasi Dedi. Akun @ROY, Pilot DRONE Minang menulis: "Iya sih, dalam hal ini saya kurang setuju dengan cara bicara KDM. Arahkan dan bina anak muda yang seperti ini."
Namun, tak sedikit pula netizen yang membela Dedi Mulyadi. Mereka menilai sikap tegas Dedi justru perlu untuk menyadarkan anak-anak soal realita hidup.
"Kak, dia miskin aja aura manja anak maminya kuat banget... apa lagi kalau dia kaya raya, nggak kebayang si," komentar akun @ცıƖƖą.
Sementara itu, akun @weizS berpendapat: "Maksud KDM itu janganlah hidup di luar kemampuan. Nggak apa-apa kismin, tapi jangan memaksakan terlihat kaya."
Debat soal isi dan cara penyampaian ini menunjukkan bahwa publik tak hanya peduli pada apa yang dibahas, tetapi juga pada bagaimana pemimpin berbicara dan memperlakukan generasi muda.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
