
Tim Gabungan TNI-Polri dan Basarnas berusaha mengevakuasi korban yang tertimbun longsor didalam mobil di jalur Mojokerto-Malang di Cangar Pacet Mojokerto, Jumat (4/4/2025). (Sofan/ Jawa Pos Radar Mojokerto)
JawaPos.com - Bencana longsor yang terjadi di Jalan Raya Pacet-Cangar Mojokerto pada Kamis (3/4) menelan 10 korban jiwa. Tragedi ini meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat dan keluarga yang ditinggalkan.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian sepuluh korban jiwa dalam bencana longsor di jalur Pacet-Cangar, Mojokerto. Tepatnya di sekitar Coban Watu Lumpang,
"Innalillahi wa Inna Ilaihi Raji'un. Saya atas nama pribadi dan mewakili Pemerintah Provinsi Jatim turut berbela sungkawa kepada para korban meninggal akibat bencana longsor di jalur Pacet-Cangar," ujar Khofifah, Jumat (4/4).
Sebagai informasi, pada hari kedua proses evakuasi, Jumat (4/4) siang, tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 10 korban, yang merupakan penumpang dari dua kendaraan roda empat yang terjebak material longsor.
Lebih rincinya, 7 korban merupakan penumpang mobil Innova dan 3 korban adalah penumpang pikap. Satu korban atas nama Masjid Zatmo Setio, warga Sukodono, Sidoarjo berhasil dievakuasi pada hari pertama.
Sementara 9 korban lainnya berhasil dievakuasi pada hari kedua. Satu diantaranya adalah seorang balita 3,5 tahun bernama Mikaila. Korban longsor dilarikan ke RS Hasta Brata Kota Batu dan RSUD Sumberglagah Pacet.
"Semoga almarhum/almarhumah diberi tempat yang layak di sisi Allah SWT. Keluarga yang ditinggalkan juga semoga diberi ketabahan, kesabaran, dan kekuatan dengan adanya musibah ini," imbuh Khofifah.
Lebih lanjut, sebagai langkah preventif-kuratif, Khofifah mengatakan bahwa Pemprov Jatim melalui UPT Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo, telah menutup empat objek wisata alam di sekitar lokasi longsor.
Hal ini sebagaimana dalam surat pengumuman nomor: 522/303/123.7.2/2025. Empat wisata alam yang ditutup adalah Pemandian Air Panas Cangar, Coban Watu Ondo, Coban Watu Lumpang, dan Wisata Panorama Petung Sewu.
"Sehubungan dengan adanya cuaca ekstrem, hujan deras, dan potensi longsor di sepanjang Jalan Raya Pacet Cangar, maka untuk sementara waktu objek wisata tersebut ditutup sampai batas waktu yang belum ditentukan," tulis Kepala UPT Tahura Raden Soerjo, Ahmad Wahyudi dalam surat pengumuman, dikutip Jumat (4/4).

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
