Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 4 April 2025 | 23.56 WIB

Satu Korban Longsor Jalur Pacet-Cangar Mojokerto Asal Sidoarjo Sudah Dimakamkan, Enam Korban Lainnya Ditemukan

Tim Gabungan TNI-Polri dan Basarnas berusaha mengevakuasi korban yang tertimbun longsor didalam mobil di jalur Mojokerto-Malang di Cangar Pacet Mojokerto, Jumat (4/4/2025). (Sofan/ Jawa Pos Radar Mojokerto) - Image

Tim Gabungan TNI-Polri dan Basarnas berusaha mengevakuasi korban yang tertimbun longsor didalam mobil di jalur Mojokerto-Malang di Cangar Pacet Mojokerto, Jumat (4/4/2025). (Sofan/ Jawa Pos Radar Mojokerto)

JawaPos.com - Rumah duka korban laka akibat longsor Jalur Pacet-Cangar di Desa Kloposepuluh, Sukodono, Sidoarjo kemarin (4/4) pagi tampak ramai dengan keluarga dan kerabat yang datang untuk takziah. 

Salah seorang korban, yaitu Masjid Zatmo Setio, 30, yang merupakan sopir dari mobil Inova Reborn abu-abu dimakamkan dini hari tadi (4/4) sekitar pukul 02.30 di TPU Dusun Paseban, Desa Kloposepuluh, Sukodono.

Jenazah korban ditemukan pada Kamis (3/4) dan tiba di rumah duka dini hari sekitar pukul 01.30. 

”Sopirnya itu adik kandung saya. Mereka rencananya mau ke Bumiaji, Batu, untuk silaturahmi,” ujar Sudiyo Husodo, kakak korban. Sudiyo mengatakan bahwa dirinya mendapatkan kabar duka tersebut sekitar pukul 19.00. 

Dia bersama kerabat dan keluarganya yang lain kemudian langsung menuju Mojokerto. Masjid ditemukan dan dibawa tim SAR ke RS Sumberglagah. ”Saya langsung jemput dan atur untuk pulang ke Sukodono,” jelasnya. 

Selain Masjid, ada enam orang lagi di dalam mobil Inova Abu-Abu tersebut. Masing-masing Wahyudi, 71, dan Jaenah, 60, yang merupakan orang tua Masjid.

Juga ada Rani Anggraini, 30, istri Masjid, dan kedua anaknya yang bernama Sahrul, 4, dan Putri, 2. Selain itu ada mertua Masjid, yaitu Saudah, 70, yang juga ada di dalam mobil. 

Sudiyo mengatakan, pihak keluarga tidak mendapat firasat apapun mengenai kejadian tersebut. Menurut pria 44 tahun itu, tiap tahun korban selalu melewati jalur tersebut untuk menuju ke Batu. ”Biasanya memang lewat sana setiap tahunnya,” paparnya. 

Sudiyo mengatakan bahwa dia belum mengetahui kondisi kedua orang tuanya, adik ipar, serta dua ponakan dan mertua Masjid. ”Rencana habis ini mau ke Mojokerto dan Batu, untuk bantu mengidentifikasi,” ungkapnya. 

Sementara itu, diketahui bahwa enam orang lainnya yang meninggal sudah ditemukan hari ini (4/4) sekitar pukul 11.00. Pihak keluarga masih melakukan identifikasi korban yang ditemukan. Nantinya korban lainnya akan dibawa ke Sukodono untuk dimakamkan

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore