Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 4 Januari 2025 | 23.37 WIB

Kapolri Sigit Beri Pangkat Anumerta untuk Aipda Andithya, Anggota Polri yang Gugur Selamatkan Wisatawan Tenggelam

Pemakaman Bripka Andithya Munartono yang meninggal setelah menolong wisatawan tenggelam di Pantai Pangandaran. (Mabes Polri) - Image

Pemakaman Bripka Andithya Munartono yang meninggal setelah menolong wisatawan tenggelam di Pantai Pangandaran. (Mabes Polri)


JawaPos.com
– Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memberikan penghormatan tertinggi kepada Bripka Andithya Munartono dengan menaikkan pangkatnya menjadi Aipda Anumerta. Keputusan tersebut diberikan sebagai apresiasi atas aksi heroik Bripka Andithya yang gugur saat menyelamatkan seorang wisatawan yang hampir tenggelam di Pantai Barat Pangandaran pada Jumat (3/1/2025).

“Keputusan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia tentang Kenaikan Pangkat Luar Biasa Anumerta bagi personel Polri ini berlaku mulai 3 Januari 2025,” bunyi petikan keputusan Kapolri, Sabtu (4/1/25).

Aipda Anumerta Andithya dimakamkan dengan upacara penghormatan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Tasikmalaya, AKBP Joko Sulistiono, di Desa Sukapada, Pagerageung, Tasikmalaya. Upacara yang berlangsung pukul 09.30 WIB ini menjadi momen duka mendalam sekaligus penghormatan atas pengorbanan besar almarhum.

Sebagai bentuk belasungkawa, Kapolda Jawa Barat juga memberikan santunan kepada keluarga almarhum. Kapolres Pangandaran, AKBP Mujianto, turut menyampaikan apresiasi atas dedikasi Bripka Andithya.

“Meskipun almarhum bukan anggota Polres Pangandaran, pengorbanannya adalah cerminan nyata dari semangat Bhayangkara sejati. Kami sangat kehilangan sosok pahlawan seperti beliau,” ujar AKBP Mujianto.

Insiden tragis ini bermula saat Bripka Andithya sedang berenang bersama keluarga di Pantai Barat Pangandaran. Ia melihat seorang wisatawan bernama Sevina Azahra (14) hampir tenggelam dan segera bertindak bersama rekannya, Bripka Wahyu.

Sayangnya, arus laut yang kuat membuat Bripka Andithya terseret ombak sejauh 40 meter bersama Sevina dan seorang saksi mata, Supri (48). Meski akhirnya diselamatkan oleh kapal nelayan, Bripka Andithya dinyatakan meninggal dunia akibat tenggelam saat dalam perjalanan menuju RSUD Pandega.

Kapolres Tasikmalaya, AKBP Joko Sulistiono, menegaskan bahwa keberanian dan pengorbanan Aipda Anumerta Andithya menjadi teladan bagi seluruh anggota Polri.

“Semoga pengorbanan almarhum menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus mengedepankan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat,” tutup Kapolres.

Bripka Andithya meninggalkan kenangan mendalam sebagai anggota Polri yang rela berkorban demi keselamatan orang lain, mencerminkan semangat pengabdian Bhayangkara sejati.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore