Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 4 Desember 2024 | 04.28 WIB

Keluarga Siswa Korban Tembak Polisi Kecewa Tak Dipanggil Komisi III DPR RI

Rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR bahas penembakan terhadap siswa SMK hingga meninggal dunia oleh oknum anggota polisi. (Asprilla Dwi Adha/Antara) - Image

Rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR bahas penembakan terhadap siswa SMK hingga meninggal dunia oleh oknum anggota polisi. (Asprilla Dwi Adha/Antara)

JawaPos.com–Keluarga GRO, siswa SMKN 4 Semarang yang tewas ditembak polisi, kecewa. Sebab, tidak dihadirkan dalam rapat dengar pendapat antara Komisi III DPR RI dengan Kapolrestabes Semarang.

Juru bicara keluarga GRO Subambang mengatakan, keluarga sempat mendapat surat undangan dari DPR pada 1 Desember untuk menghadiri rapat di Jakarta. Namun, pihak Sekretariat DPR RI pada 2 Desember kemudian kembali memberitahu bahwa undangan rapat bersama Komisi III akan dilakukan secara daring via Zoom.

”Kami sudah diberi tautan Zoom untuk ikut rapat,” kata Subambang seperti dilansir dari Antara.

Namun, saat akan memasuki ruang Zoom, akses tidak bisa dibuka dan diberitahukan jika rapat tanpa anggota keluarga korban. Keluarga kecewa karena ada banyak hal yang telah disiapkan dan dipaparkan dalam rapat tersebut.

Meski demikian, dia berharap Komisi III DPR RI tetap menjadwalkan pertemuan dengan keluarga GRO agar terdapat keseimbangan keterangan dengan yang telah disampaikan pihak kepolisian.

Sebelumnya, Komisi III DPR RI meminta keterangan Kapolrestabes Semarang Komisaris Besar Polisi Irwan Anwar dalam penanganan kasus penembakan siswa SMKN di Semarang. Dalam rapat di DPR tersebut, Ketua Komisi III DPR Habiburokhman menyebut keluarga almarhum GRO tidak bisa hadir.

Seorang siswa kelas XI SMKN 4 Kota Semarang berinisial GRO dilaporkan meninggal dunia diduga akibat luka tembak senjata api di tubuhnya. Warga Kembangarum, Kota Semarang, tersebut telah dimakamkan keluarganya di Sragen pada Minggu (24/11) siang.

Polisi menduga korban merupakan pelaku tawuran antar gangster yang terjadi di sekitar wilayah Simongan, Semarang Barat pada Minggu dini hari. Polisi yang berusaha melerai peristiwa tawuran antargangster tersebut terpaksa membela diri dengan menembakkan senjata api.

Aipda R, anggota polisi yang diduga melakukan penembakan saat ini telah ditahan dan menjalani proses hukum. Pihak keluarga GRO telah resmi melaporkan dugaan pembunuhan tersebut ke Polda Jawa Tengah.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore