
SUNGAI MELUAP: Banjir susulan menggenangi sebagian Desa Wonosari, Kecamatan Kecamatan Tempurejo, Jember, kemarin (1/12). (JAWA POS RADAR JEMBER)
JawaPos.com – Cuaca ekstrem dan tingginya intensitas hujan mulai memunculkan persoalan di sejumlah daerah. Di Jawa Timur, beberapa kota mengalami banjir dan longsor. Dalam sepekan terakhir, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim mencatat ada lima daerah yang dilanda bencana alam itu. Yakni, Sidoarjo, Malang, Jember, Blitar, dan Trenggalek.
Banjir dan longsor yang cukup parah terjadi di wilayah Malang Selatan. Sedikitnya 50 rumah rusak akibat terendam air. Di kawasan tersebut, sejumlah infrastruktur juga mengalami kerusakan. Sebanyak 234 KK juga terdampak banjir di Jember. Sebagian jalan desa terendam. Hal tak jauh berbeda terjadi di Trenggalek dan Blitar.
Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto meminta masyarakat waspada. Terutama warga di kawasan rawan banjir dan longsor. ”Khusus untuk Malang yang memang jadi atensi, tim sudah merapat. Bantuan juga sudah dikirim,” kata Gatot.
Mantan Karo Kesra itu sudah melakukan inspeksi untuk mengetahui penyebab bencana. Dia menduga terjadi penyumbatan di aliran drainase menuju pantai akibat sampah masyarakat. Karena itu, bersama dengan Dinas PU Pengairan dan Pemkab Malang, BPBD akan membersihkan drainase dan membuat tembok pengaman sampah agar tidak masuk ke saluran air.
”Ini baru bisa kita lakukan saat air surut. Sebab, lubang drainase yang kita lihat tadi masih tertutup banjir,” kata Gatot.
BPBD juga meninjau jalan dan jembatan yang terdampak banjir bandang dan longsor di sejumlah titik. Misalnya, Desa Bantur, Kecamatan Bantur; Desa Rejoyoso; Kecamatan Bantur; dan poros jalan utama Bantur–Pagak di wilayah Sumberejo, Kecamatan Pagak. ”Nanti ada kajian. Infrastruktur harus segera dibangun,” kata Gatot.
Pantauan di Daerah
Sementara itu, pantauan tim Jawa Pos Radar Jember, banjir susulan kemarin terjadi di Dusun Curahlele dan Dusun Kraton, Desa Wonoasri, Kecamatan Tempurejo. Akibatnya, jumlah warga yang terdampak luapan air Sungai Curahnongko semakin banyak. Meski begitu, tidak ada laporan korban jiwa.
Di Kabupaten Malang, hujan deras beberapa hari terakhir juga mengakibatkan banjir. Salah satunya di Kampung Ra’as, Dusun Sendangbiru, RT 21, RW 04, Desa Tambakrejo. Bahkan, hingga kemarin (1/12), air masih menggenangi lingkungan tersebut. Pantauan Jawa Pos Radar Malang, ketinggian air sekitar 60–70 sentimeter. Warga terpaksa mengungsi ke musala maupun rumah tetangga atau saudara terdekat.
Bencana longsor dan banjir di Kabupaten Blitar juga membuat jalur perlintasan kereta api jebol. Terdapat tujuh jalur KA yang mengalami keterlambatan keberangkatan. Petugas KAI kini melakukan pembersihan dan normalisasi. Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya Luqman Arif mengatakan, terdapat gangguan perjalanan KA pada Sabtu di petak jalur Km 93+2/3 pukul 18.45. Tidak lama kemudian, terjadi longsor di Km 87+855 pukul 21.45. (hen/yun/jum/nur/jar/hai/c7/c19/oni)

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
