
Wali Kota Batam Muhammad Rudi. (Jessica/Antara)
JawaPos.com–Pemerintah Kota (Pemkot) Batam, Kepulauan Riau (Kepri), memastikan daya tampung sekolah mencukupi untuk memenuhi kebutuhan pendidikan, jika penerapan penghapusan zonasi pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) diberlakukan.
Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengatakan, jika sistem zonasi PPDB dihapuskan, para calon siswa maupun orang tua bakal berlomba-lomba mendaftar ke sekolah unggulan seperti lima tahun lalu. Saat ini Pemkot Batam masih menunggu arahan dan regulasi resmi dari pemerintah pusat terkait rencana penghapusan zonasi PPDB.
”Kita cari solusi bersama. Maka kami juga menunggu arahan dari pemerintah pusat,” ujar Rudi seperti dilansir dari Antara.
Rudi juga menyoroti kemungkinan terjadi penumpukan jumlah siswa di sekolah unggulan jika sistem zonasi ditiadakan. Hal itu akan menjadi tantangan besar, terutama ketika kapasitas sekolah tersebut tidak mampu menampung jumlah siswa yang mendaftar.
”Maka nanti bertumpuk di sana. Jika penerimaan melebihi kemampuan sekolah, sisa atau separo mau taruh di mana? Maka ini perlu disiapkan. Namun, jika sudah menjadi kebijakan pemerintah pusat, ya kita ikuti saja,” papar Rudi.
Jika sistem zonasi dihapuskan, kata dia, Pemkot Batam berkomitmen untuk menyesuaikan kebijakan lokal demi memastikan akses pendidikan tetap merata bagi seluruh masyarakat.
Sebelumnya Presiden Prabowo meminta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) agar memperdalam kajian terkait pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) berbasis zonasi sebelum mengambil keputusan final. Hal itu disampaikan Mendikdasmen Abdul Mu'ti di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (26/11), usai menemui Presiden Prabowo Subianto terkait hal itu.
”Intinya terkait PPDB, Pak Presiden meminta atau menugaskan kami untuk memperdalam kajian pelaksanaannya,” kata Abdul Mu'ti.
Dia mengatakan, kajian PPDB zonasi tersebut turut melibatkan para kepala Dinas Pendidikan, pakar pendidikan, serta stakeholder penyelenggara pendidikan. Hasil kajian tersebut akan dilaporkan kepada Presiden Prabowo untuk mendapatkan arahan lebih lanjut. Keputusan akhir mengenai pelaksanaan PPDB zonasi akan dibahas dan ditetapkan dalam sidang kabinet mendatang.
”Keputusannya akan disampaikan dalam sidang kabinet,” tutur Abdul Mu'ti.

5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
11 Tempat Berburu Sarapan Bubur Ayam Paling Enak di Bandung, Layak Masuk Daftar Wisata Kuliner!
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Kuliner Nasi Goreng Paling Enak di Bandung, Tiap Hari Pelanggan Rela Antre Demi Menikmati Kelezatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
