
Petugas DKPP Kabupaten Madiun pantau dan ambil sampel anggur hijau impor atau Shine Muscat di Dolopo, Kabupaten Madiun. (Diskominfo Kab Madiun/Antara)
JawaPos.com–Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Madiun melakukan pemantauan aktivitas jual beli dan mengambil sampel anggur hijau impor atau Shine Muscat di sejumlah pedagang buah guna mengantisipasi kandungan residu berbahaya.
”Pemantauan dan pengambilan sampel komoditas buah tersebut menindaklanjuti instruksi dari Badan Pangan Nasional melalui Pemprov Jatim terkait temuan residu pestisida pada anggur Muscat di Thailand,” ujar Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan DKPP Kabupaten Madiun Sri Murdilah seperti dilansir dari Antara di Madiun.
Menurut dia ada sekitar lima toko buah yang didatangi timnya dan dilakukan pengambilan uji sampel. Lima toko buah tersebut terdapat di Kecamatan Dolopo, Jiwan, dan Mejayan.
Pemantauan dan pengambilan uji sampel tersebut merupakan bagian dari upaya pengawasan dan menjaga keamanan pangan. Setelah diambil sampel kemudian dibawa ke kantor DKPP setempat untuk dilakukan rapid test.
Sri Murdilah menambahkan, pihaknya baru sebatas mengambil sampel untuk diuji dan belum melakukan penarikan dari peredarannya. Sebab untuk penarikan, belum ada edaran resmi dari pusat.
Sementara itu, pedagang buah di wilayah Dolopo Madiun, Bayu mengaku anggur hijau impor Muscat sedang banyak dicari pelanggan dalam beberapa bulan terakhir dibandingankan anggur lokal. Hal itu karena buahnya lebih besar, daging buahnya tebal, manis, dan tanpa biji.
”Kondisi manis, enak, dan tanpa biji itu membuat banyak disukai orang meskipun harganya mahal,” kata Bayu.
Dia mengatakan, dalam sehari bisa menjual sebanyak 10 kilogram anggur hijau jenis Muscat tersebut dengan harga sekitar Rp 60 ribu per kilogram. Pihaknya berharap anggur Muscat yang dijualnya tersebut aman dan tidak mengandung bahan berbahaya. Sebab kalau dilakukan penarikan, pihaknya akan rugi.
Meski demikian dia akan mematuhi aturan jika nanti hasil uji sampel telah keluar.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
