Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 7 Agustus 2024 | 05.03 WIB

Puskesmas Pembantu Plus Dongi-Dongi Kabupaten Poso Resmi Beroperasi

Puskesmas Pembantu (pustu) Plus di Desa Dongi-dongi, Kabupaten Poso, resmi beroperasi. (Istimewa) - Image

Puskesmas Pembantu (pustu) Plus di Desa Dongi-dongi, Kabupaten Poso, resmi beroperasi. (Istimewa)

JawaPos.com–Masyarakat Desa Dongi-dongi, Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, punya fasilitas kesehatan untuk berobat. Puskesmas Pembantu (pustu) Plus yang dibangun Yayasan Tunas Bakti Nusantara (YTBN) bersama AFC Health Center resmi beroperasi untuk memeriksakan kesehatan warga.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyambut baik puskesmas pembantu plus itu. Menurut dia, Indonesia akan mencapai puncak bonus demografi dalam dua dekade mendatang. Jika tidak dikelola dengan baik, kondisi itu akan menjadi beban. Salah satunya adalah masalah generasi usia dewasa yang tidak sehat dan meningkatnya jumlah lanjut usia yang membutuhkan perhatian khusus.

”Indonesia harus fokus pada peningkatan pelayanan kesehatan, terutama pelayanan kesehatan primer yang bisa diakses dengan mudah oleh seluruh warga,” jelas Budi.

Peresmian Pustu Plus dihadiri Bupati Poso Verna Inkiriwang, Direktur Tata Kelola Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan dr Then Suyanti, Stafsus Mendikbudiristekdikti Pramoda Dei, Founder AFC Life Science Ernest Prayuda, dan Ketua YTBN dr Teguh Dwi Nugroho.

Bupati Poso Verna Inkiriwang mengakui, kehadiran pustu plus sangat membantu warga. Pustu plus bukan hanya sekadar bangunan, melainkan menjadi simbol harapan dan semangat kolaborasi.

”Pembangunan Pustu Plus ini adalah bagian dari upaya pembangunan sumber daya manusia. Kami optimistis dengan fasilitas ini, kualitas pelayanan kesehatan akan meningkat. Masyarakat juga dapat memperoleh layanan yang lebih cepat, lebih baik, dan lebih dekat dengan tempat tinggal mereka,” ungkap Verna.

Founder AFC Life Science Ernest Prayuda berjanji menambah satu unit ambulans, demi memudahkan warga Desa Dongi-dongi yang harus dirujuk ke rumah sakit daerah atau dalam keadaan darurat. Fasilitas pustu plus diharapkan bisa membawa manfaat maksimal bagi warga.

”Saya mengapresiasi para relawan YTBN dan tim AFC Life Science, karena berkat semangat teman-teman tempat ini hadir dan semoga bisa bermanfaat bagi warga,” harap Ernest.

Ketua Yayasan Tunas Bakti Nusantara dr Teguh Dwi Nugroho berharap, program Bakti Nusantara bisa memberikan manfaat dan inspirasi bagi warga. Terutama di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) di Indonesia. Pihaknya tak hanya menyiapkan bangunan fisik seperti puskesmas dan sekolah, namun juga peningkatan sumber daya manusia wilayah yang dikunjungi.

”Melalui Bakti Nusantara, kami berupaya mewujudkan program-program berkelanjutan yang memberikan dampak yang signifikan bagi warga. Kami juga berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia seperti para guru, siswa, tenaga kesehatan, hingga warga,” beber Teguh.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore