
Puskesmas Pembantu (pustu) Plus di Desa Dongi-dongi, Kabupaten Poso, resmi beroperasi. (Istimewa)
JawaPos.com–Masyarakat Desa Dongi-dongi, Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, punya fasilitas kesehatan untuk berobat. Puskesmas Pembantu (pustu) Plus yang dibangun Yayasan Tunas Bakti Nusantara (YTBN) bersama AFC Health Center resmi beroperasi untuk memeriksakan kesehatan warga.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyambut baik puskesmas pembantu plus itu. Menurut dia, Indonesia akan mencapai puncak bonus demografi dalam dua dekade mendatang. Jika tidak dikelola dengan baik, kondisi itu akan menjadi beban. Salah satunya adalah masalah generasi usia dewasa yang tidak sehat dan meningkatnya jumlah lanjut usia yang membutuhkan perhatian khusus.
”Indonesia harus fokus pada peningkatan pelayanan kesehatan, terutama pelayanan kesehatan primer yang bisa diakses dengan mudah oleh seluruh warga,” jelas Budi.
Peresmian Pustu Plus dihadiri Bupati Poso Verna Inkiriwang, Direktur Tata Kelola Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan dr Then Suyanti, Stafsus Mendikbudiristekdikti Pramoda Dei, Founder AFC Life Science Ernest Prayuda, dan Ketua YTBN dr Teguh Dwi Nugroho.
Bupati Poso Verna Inkiriwang mengakui, kehadiran pustu plus sangat membantu warga. Pustu plus bukan hanya sekadar bangunan, melainkan menjadi simbol harapan dan semangat kolaborasi.
”Pembangunan Pustu Plus ini adalah bagian dari upaya pembangunan sumber daya manusia. Kami optimistis dengan fasilitas ini, kualitas pelayanan kesehatan akan meningkat. Masyarakat juga dapat memperoleh layanan yang lebih cepat, lebih baik, dan lebih dekat dengan tempat tinggal mereka,” ungkap Verna.
Founder AFC Life Science Ernest Prayuda berjanji menambah satu unit ambulans, demi memudahkan warga Desa Dongi-dongi yang harus dirujuk ke rumah sakit daerah atau dalam keadaan darurat. Fasilitas pustu plus diharapkan bisa membawa manfaat maksimal bagi warga.
”Saya mengapresiasi para relawan YTBN dan tim AFC Life Science, karena berkat semangat teman-teman tempat ini hadir dan semoga bisa bermanfaat bagi warga,” harap Ernest.
Ketua Yayasan Tunas Bakti Nusantara dr Teguh Dwi Nugroho berharap, program Bakti Nusantara bisa memberikan manfaat dan inspirasi bagi warga. Terutama di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) di Indonesia. Pihaknya tak hanya menyiapkan bangunan fisik seperti puskesmas dan sekolah, namun juga peningkatan sumber daya manusia wilayah yang dikunjungi.
”Melalui Bakti Nusantara, kami berupaya mewujudkan program-program berkelanjutan yang memberikan dampak yang signifikan bagi warga. Kami juga berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia seperti para guru, siswa, tenaga kesehatan, hingga warga,” beber Teguh.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
