
Humas Polda Sumbar/Instagram
JawaPos.com - Penyelidikan kasus atas tewasnya remaja SMP di Padang, Afif Maulana (13) ditutup.
Kapolda Sumbar, Irjen Pol Suharyono menyatakan lewat konferensi pers di Mapolda Sumbar, bahwa tewasnya Afif karena patah tulang iga sebanyak enam ruas yang mengakibatkan paru-paru Afif robek.
"Penyebab kematiannya adalah karena patah tulang iga dan merobek paru-paru itu," ujarnya pada Minggu (30/6).
Irjen Pol Suharyono mengatakan patah tulang yang dialami Afif diduga karena korban jatuh ke sungai dengan benturan benda keras.
Sementara terkait adanya luka lebam, dia menjelaskan hal itu diduga akibat korban sudah menjadi mayat.
Dalam konferensi pers yang digelar Minggu (30/6), Irjen Pol Suharyono juga menjelaskan bahwa rekaman CCTV di Polsek Kuranji terkait kejadian tersebut telah hilang karena waktu penyimpanan pada kamera pengintai terhapus otomatis.
“Rekaman CCTV di Polsek Kuranji baru dibuka 14 hari setelah kejadian. Rekaman tersebut dibuka pada 23 Juni oleh ahli IT kami,” jelas Irjen Pol Suharyono.
Dari penelusuran ahli, rekaman CCTV tersebut hanya bisa terdeteksi hingga 13 Juni. Sedangkan peristiwa terjadi pada 9 Juni.
“Rekaman sebelum tanggal 13 sudah terhapus otomatis. Data yang terekam hingga 13 Juni tidak terbaca lagi di memori CCTV,” ungkap Kapolda Sumbar tersebut.
Tim IT menyatakan bahwa hardisk kamera CCTV yang digunakan berkapasitas 1TB (terabyte) dengan waktu penyimpanan maksimal 11 hari.
Kapolda juga menanggapi cerita yang beredar terkait kejadian tersebut, termasuk isu korban tewas dianiaya polisi.
“Semua cerita yang beredar hanya wacana tanpa bukti. Saat kejadian, polisi mengamankan 18 orang dan 20 sepeda motor, dan tidak ada Afif Maulana di antaranya,” jelasnya.
Dalam keterangannya tersebut menjurus bahwa Afif Maulana yang sebelumnya ditemukan tak bernyawa di bawah Jembatan Kuranji, Kota Padang, pada 9 Juni 2024 lalu, tewas bukan karena dianiaya oleh polisi yang menjadi dugaan sebelumnya.
Sebelumnya, Irjen Pol Suharyono menjelaskan bahwa Afif Maulana meninggal karena melompat dari Jembatan Sungai Kuranji untuk menghindari polisi yang hendak mengamankan remaja tersebut karena diduga hendak melakukan aksi tawuran.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
