
FDJ Shafira (Jilbab merah) saat duet bersama rekan sesama FDJ menghibur pengunjung pujasera di Surabaya North Quay Gerbang 1 lantai 3 pelabuhan Tanjung Perak.
JawaPos.com - Siapa yang tak mengetahui tentang Female Disc Jockey (FDJ). Kini, profesi yang dulunya dimonopoli oleh kaum adam ini, juga banyak digeluti oleh para kaum hawa. Tak ayal, banyak kaum hawa berseliweran di hampir tiap kelab malam.
Apalagi, dapat dipastikan mayoritas FDJ berparas cantik, pakaian seksi, dan bodi yang aduhai. Meski begitu, segudang persepsi negatif juga tersemat pada mayoritas FDJ.
Maklum, profesi DJ memang identik dengan dunia malam. Tak peduli DJ atau FDJ sekalipun. Namun, hal itu tidak berlaku bagi FDJ Shafira. Nama aslinya, Shafira Alyatul Putri (Shafira). Dia terdafatar sebagai siswi kelas 11, SMA Muhammadiyah 10.
Bukan bermaksud hanya menilai dari penampilan. Tapi, penampilan FDJ belia itu jauh dari kata seksi yang mengumbar aurat. Celana jeans, kaus lengan panjang, dan hijab adalah kostumnya tiap perform. Khas Gadis muslimah pada umumnya.
Sesuai dengan penampilan muslimahnya, Shafira juga mengaku anti dengan dunia malam. Dia kerap menolak tawaran perform dari beberapa manajemen kelab malam terkenal di Surabaya.
Meski, diakuinya, bayaran perform di kelab malam memang mahal. Sebut saja, tawaran dari kelab malam 360 (three sixty), Top Ten dan kelab malam mentereng lainnya.
"Kalau di kelab, perform-nya selalu malam sampai pagi. Aku takut terpengaruh sama hal-hal yang negatif di kelab malam," kata FDJ Shafira kepada JawaPos.com, Sabtu (4/8).
Maklum, usianya masih 16 tahun. Dia tak ingin terjerumus ke dalam hal-hal negatif yang kerap dilakukan pengunjung di kelab malam.
Apalagi, cibiran negatif sudah pernah terlontar dari beberapa orang tua teman-temannya. "Tapi ambil positif saja. Anggap hiburan saja. Nggak semua DJ itu selalu yang aneh-aneh," kata Shafira.
Karenanya, FDJ Shinta hanya menerima job pada acara pentas seni yang diadakan sekolah SMA atau SMP. Beberapa event lain seperti resepsi nikahan atau ulang tahun juga pernah dilakoninya.
Sikap DJ yang ditunjukkan Shafira itu pun menuai dukungan. Shafira mengaku mendapat dukungan dari orang tua dan sekolahnya. Apalagi sang ayah, yang kerap mendorong Shafira bereksperiman me-remix musik selain R n B.
"Keluargaku mendukung. Mereka ingin aku membuktikan kalau jadi DJ juga dapat berprestasi. Apalagi, papa yang justru nyuruh aku latihan nge-remix musik selain R n B," katanya.
Lalu, bagaimana soal skill memainkan turn table? Penampilan FDJ Shafira tidak perlu diragukan. Meski baru lulus dari sekolah DJ Power Beat setahun lalu, kepiawaiannya me-remix musik cukup lihai.
"Musik apa saja bisa aku remix. Tinggal didengarkan dan dirasakan temponya saja, lalu di-mix dengan efek bass," jelasnya.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
