
Petugas Tim Satpolairud Polresta Banyuwangi berhasil mengevakuasi kedua seorang nelayan asal Kabupaten Pasuruan setelah mengalami kecelakaan laut di perairan Selat Bali Bimorejo, Kabupaten Banyuwangi.
JawaPos.com - Tragedi kecelakaan laut terjadi di wilayah perairan selat Bali Bimorejo, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi pada Senin, 06 Mei 2024 dini hari.
Korban dari kecelakaan laut dialami oleh dua seorang nelayan yang berasal dari Kabupaten Pasuruan, bernama Sajuri umur 56 tahun dan Syahrul Gunawan umur 26 tahun, nyaris kehilangan nyawanya, setelah perahu kedua nelayan tersebut menjadi terbalik di tengah laut akibat dari ombak besar yang menghantam.
Menurut Kapolresta Banyuwangi Kombespol Nanang Haryono melalui Kasatpolair Polresta Banyuwangi, AKP I Nyoman Ardhita bahwa tragedi kecelakaan laut yang dialami kedua nelayan tersebut terjadi pada saat pukul 00.35 Waktu Indonesia Barat (WIB).
Pada saat itu, kedua korban akan berlayar menggunakan perahu bernama "Sinar Jaya" dari pelabuhan Nguling, Kabupaten Pasuruan hendak menuju pelabuhan ikan di Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi untuk menjual ikan hasil tangkapan mereka.
Namun, nasib nahas pada kedua korban nelayan tersebut terjadi di tengah perjalanan, perahu yang ditunggangi kedua korban menjadi terbalik usai terhantam oleh ombak besar di wilayah perairan Desa Bimorejo.
"Perahu Sinar Jaya terbalik dihantam ombak besar. Dua nelayan sempat dikabarkan hilang pasca kejadian itu,” ujar Kasatpolair, Nyoman Ardhita.
Kedua korban berupaya menyelamatkan diri dengan berenang menuju lambung perahu yang masih separuh tenggelam dan kedua korban sempat berteriak untuk meminta pertolongan, namun dengan kondisi langit yang masih gelap gulita tidak ada satu pun seseorang untuk menolongnya.
Dikutip dari laman humas.polri.go.id, setelah menerima laporan dari masyarakat nelayan setempat, Satpolair Polresta Banyuwangi menerjunkan timnya untuk segera bergegas melakukan operasi pencarian dan menemukan keberadaan kedua korban nelayan tersebut.
Satpolair Polresta Banyuwangi bersama beberapa timnya berangkat untuk mencari lokasi kedua korban tersebut dengan menaiki suatu kapal bersama beberapa orang nelayan lain dan keluarga dari kedua korban.
Akan tetapi, saat proses pencarian kedua korban sempat mengalami kendala, karena dengan kondisi perairan laut yang masih gelap gulita.
Saat proses operasi pencarian kedua korban nelayan tersebut selama enam jam lamanya, akhirnya Satpolair Polresta Banyuwangi bersama timnya membuahkan hasil untuk menemukan kedua korban dalam keadaan selamat dan kondisi sehat.
Kedua korban nelayan tersebut berhasil menyelamatkan nyawanya sendiri dengan terombang-ambing di atas lambung perahu yang terbalik dan separuh tenggelam.
“Kedua korban ditemukan dalam keadaan selamat, mereka berhasil menyelamatkan diri dengan naik diatas lambung perahu yang sudah separuh tenggelam,” ujar Kasatpolair, Nyoman Ardhita.
Setelah kedua korban nelayan berhasil ditemukan, tim petugas langsung mengevakuasi kedua korban menuju ke Mako Satpolair Polresta Banyuwangi.
Sementara, untuk perahu mereka Sinar Jaya dilakukan proses evakuasi dengan cara ditarik menggunakan kapal lainnya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
