Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 24 April 2024 | 20.21 WIB

Halal Fair 2024, Gebrak Pasar Produk Halal Jogjakarta

Pameran produk halal dan ekonomi syariah Halal Fair akan digelar pada 3-5 Mei di Jogja Expo Centre (JEC). - Image

Pameran produk halal dan ekonomi syariah Halal Fair akan digelar pada 3-5 Mei di Jogja Expo Centre (JEC).

JawaPos.com–Setelah sukses digelar di Jakarta dan Tangerang, pameran produk halal dan ekonomi syariah Halal Fair series akan digelar di Jogjakarta. Rangkaian Halal Fair Series 2024 akan dimulai di Kota Jogjakarta pada 3-5 Mei di Jogja Expo Centre (JEC).

Project Director WP Citra Satrio Sukur menuturkan, sebagai kota kreatif, Jogjakarta memiliki potensi cukup besar dari sektor kuliner, fashion, kerajinan, dan produk industri kreatif lain. Diharapkan, Halal Fair mendapatkan respons antusias dari warga masyarakat Jogja dan sekitarnya.

”Apalagi 40 persen exhibitor yang hadir pada event ini bukan hanya berasal di lokal Jogja dan Solo, tetapi juga daerah lain. Di antaranya Jabodetabek, Bandung, Tasikmalaya, Semarang, dan Surabaya,” ujar Satrio Sukur.

Selama tiga hari gelaran Halal Fair Series 2024, masyarakat Jogjakarta dan sekitarnya tak hanya berkesempatan berbelanja produk halal dengan harga spesial, tetapi juga bisa sekaligus bermuamalah, meningkatkan jejaring dan skill bisnis, serta berwisata syariah bersama keluarga.

Terdapat 111 brand dari berbagai kategori bisnis mulai dari perbankan dan keuangan syariah, halal beauty, travel fashion, haji umrah, pendidikan, kuliner, serta multiproduk lain. Selain itu juga menghadirkan komunitas seniman lokal Jogja, seni lukis dan custom motor mengadakan workshop seni custom mobil diecast.

”Pengunjung bisa menyaksikan beragam koleksi custom mobil diecast dan penawaran menarik lainnya selama pameran berlangsung,” tutur Satrio Sukur.

Rangkaian acara lain yaitu, Halal Talk oleh Asatidz, Halal Kids, Parenting Talk, Halal Business Talk, Halal & Healthy Food Talk, Beauty Talk, Workshop Teknologi Informasi, Ngobrol Hobi dan Muamalah.

”Kami juga bekerja sama dengan sejumlah komunitas lokal dan institusi pemerintahan. Halal Fair menjadi ajang kolaborasi untuk memperkuat ekosistem ekonomi syariah, khususnya di wilayah DIJ,” terang Satrio Sukur.

Berdasar catatan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah DIJ, tercatat lebih dari 300 ribu UMKM bertumbuh di wilayah kota pelajar. Sayangnya, baru sekitar 0,1 persen UMKM yang bersertifikat halal.

Menurut Satrio, Halal Fair menjadi salah satu ikhtiar untuk mendorong semua pihak terkait, khususnya pelaku UMKM dan otoritas terkait untuk mengoptimalkan potensi industri halal nasional. 

Bersama Jago Syariah, Halal Fair Series 2024 diharapkan bisa menjadi sarana inkubasi pelaku bisnis halal sekaligus pengembangan ekonomi syariah nasional. Dalam prosesnya, perbankan syariah memiliki peran signifikan dalam mendukung ekosistem ekonomi syariah yang inklusif.

”Kami sangat mengapresiasi kegiatan Halal Fair yang konsisten diselenggarakan setiap tahun. Ini merupakan salah satu komitmen kami untuk mendukung pengembangan industri halal di Indonesia dan upaya kami dalam meningkatkan literasi ekonomi dan keuangan syariah,” ucap Agung Lesmana, Head of Sharia Financing Bank Jago.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore