
NAHAS: Pengelola bus menutupi bangkai Bus Trans Jatim yang terperosok dan terguling di Jalan Raya Desa Gunungsari, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto menggunakan terpal, Kamis (28/3).
JawaPos.com – Bus Trans Jatim Dyah Suhita koridor 3 Mojokerto-Gresik alami kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Desa Gunungsari, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, pada Kamis (28/3) kemarin.
Dilansir Radar Mojokerto (JawaPos Grup), Jumat (29/3), kecelakaan itu membuat bus yang dikemudikan Widodo Widjonarko, 53, terperosok hingga terguling ke kebun cabai yang berada di kawasan tersebut.
Diketahui, kecelakaan terjadi saat sang sopir bus Trans Jatim berusaha untuk menghindari iring-iringan motor dan mobil yang melaju dari arah yang berlawanan pada saat itu.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Bus dengan nopol W 7034 UQ ini pada awalnya melaju dari Terminal Balongpanggang, Gresik menuju Terminal Kertajaya Kota Mojokerto.
Sesampainya di lokasi kejadian, sang sopir bus dikagetkan dengan iring-iringan mobil sedan dan motor dari arah selatan atau arah yang berlawanan. Sang sopir lebih dibuat panik saat salah satu motor hendak menyalip mobil hingga melebihi markah tengah jalan.
Sontak, Widodo, sang sopir pun seketika membantingkan setir busnya ke arah kiri. Ketika banting setir itulah roda sisi kiri bus dengan nomor seri III 019 ini terperosok ke bahu jalan yang jaraknya setengah meter lebih rendah.
Tak lama setelah itu, bus Trans Jatim itu lantas berjalan miring hingga akhirnya terhenti karena terguling di kebun cabai milik warga Desa/Dusun Suru.
''Bus dari arah utara ke selatan. Sedangkan dari sisi selatan, banyak kendaraan baik roda dua atau roda empat. Bus itu akhirnya menghindar tapi terlalu ke pinggir sampai kemudian masuk dan terjatuh,'' ungkap Muslikin, saksi mata di lokasi.
Melihat kecelakaan itu, warga gerak cepat berusaha menyelamatkan 7 penumpang yang terdiri dari 5 orang dewasa dan 2 anak-anak. Termasuk 2 kru bus, yang terdiri dari sopir maupun pramugara.
Beruntungnya, semua penumpang akhirnya selamat. Mereka berhasil dievakuasi keluar melalui lubang atap atau ventilasi bus. Meski ada yang dikabarkan luka lecet, hal itu dikonfirmasi tak terlalu parah.
Setelah dievakuasi, para penumpang lantas dioper ke bus Trans Jatim yang lain agar bisa sampai ke tujuannya masing-masing. Hingga saat ini, polisi belum bisa memastikan penyebab utama kecelakaan bus trans Jatim tersebut.
Termasuk juga identitas pemotor dan mobil sedan yang dianggap sebagai biang utama kecelakaan.
"Sepeda motor dan sedan belum teridentifikasi. Proses evakuasi menunggu pengelola bus,'' pungkas PS. Kanit Patroli Polsek Dawarblandong, Aiptu Yuli Anang.
***

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
