Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 26 Maret 2024 | 23.38 WIB

BMKG Tetapkan Jawa Barat Berstatus Siaga Dampak Cuaca Ekstrem

Ilustrasi hujan deras dan petir. - Image

Ilustrasi hujan deras dan petir.

JawaPos.com–Sebagian besar daerah di Indonesia berpotensi mengalami cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang disertai dengan petir dan angin kencang. Bahkan sembilan daerah di antaranya ditetapkan berstatus siaga dan waspada oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Dalam laman resminya yang dilansir dari Antara, BMKG menginformasikan, Provinsi Jawa Barat ditetapkan berstatus siaga dampak cuaca ekstrem yang dapat berujung bencana seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, puting beliung, dan sejenisnya. Selanjutnya untuk daerah berstatus waspada meliputi Jambi, Bengkulu, Lampung, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan Papua.

Peringatan dini dampak hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir juga berpotensi menyasar untuk wilayah Denpasar, Bengkulu, Gorontalo, Pontianak, Pangkal Pinang, Bandar Lampung, dan Medan.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengungkapkan, potensi cuaca ekstrem yang dapat berujung kebencanaan meningkat di sebagian besar daerah. Itu akibat intervensi tiga bibit siklon tropis secara sekaligus.

Menurut dia, tiga bibit siklon tropis yaitu Bibit Siklon Tropis 91S, 94S, dan 93P, termonitor berada di sekitar Samudera Hindia selatan Jawa, Laut Timor, dan Laut Australia. Itu menunjukkan pengaruh terhadap peningkatan hujan di wilayah Indonesia bagian selatan.

Selain itu BMKG juga memprediksi pada 26-27 Maret sebagian besar wilayah pesisir Indonesia akan mengalami risiko bahaya gelombang tinggi dan banjir pesisir (rob). Hal tersebut didapatkan berdasar laporan peringatan dini gelombang tinggi yang diekspos pada laman media sosial Instagram @infobmkg.

Dalam laporannya, gelombang angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari timur laut–timur dengan kecepatan angin berkisar 6-20 knot. Sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya terdampak pada bibit siklon 91S dan 945 di Samudera Hindia dengan kecepatan 4-20 knot.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di perairan selatan Selat Sunda hingga Jawa Tengah dan Laut Sulawesi. Fenomena percepatan angin dan belokan itu meningkatkan potensi gelombang laut tinggi pada diameter 1,25 - 2,5 meter.​​​​​

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore