Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 20 Maret 2024 | 13.30 WIB

Dua Rumah di Ponorogo Dibobol Maling Saat Pemilik Sedang Sholat Tarawih, Uang Puluhan Juta Raib Seketika, Begini Kronologinya

HILANG: Adi menunjukan lokasi lemari miliknya yang sempat di acak-acak maling sehari sebelumnya.  (SUGENG DWI N./ JAWA POS RADAR PONOROGO) - Image

HILANG: Adi menunjukan lokasi lemari miliknya yang sempat di acak-acak maling sehari sebelumnya.  (SUGENG DWI N./ JAWA POS RADAR PONOROGO)

JawaPos.com - Kasus pencurian yang memanfaatkan momentum di bulan suci Ramadhan ini mulai menyasar rumah-rumah warga di Kabupaten Ponorogo.

Hal itu lantaran terjadi peristiwa pencurian pada hari Minggu (17/3) malam di Kecamatan Mlarak dan sekitarnya dengan menyasar dua rumah warga dalam waktu hampir bersamaan.

Pelaku pencurian diduga melakukan aksinya pada saat rumah warga sedang kosong karena sang pemilik rumah sedang menjalankan ibadah sholat tarawih di masjid.

Salah satu korban pencurian rumah bernama Muhammad Adi Prasojo, warga Dusun Gontor 1, Desa Gontor, Mlarak, Ponorogo membenarkan telah terjadi kasus pencurian di rumahnya.

Kejadian pencurian terhadap rumahnya itu diperkirakan terjadi sekitar pukul 19.45 WIB. Ia mengatakan bahwa pada saat itu kondisi rumahnya sedang dalam keadaan kosong karena ia dan keluarganya sedang melaksanakan sholat tarawih di masjid.

Pelaku diduga masuk lewat pintu depan dan menggondol uang Rp 25 juta yang disimpan di lemari kamar.

“Semua lemari diacak-acak, baru tahu kalau ada pencurian saat pulang dari sholat tarawih,” ujarnya seperti dilansir dari Radar Madiun (JawaPos Group).

Ia mengatakan bahwa jika pelaku pencurian hanya mengambil uang tunai yang disimpannya di lemari.

Sementara untuk surat-surat berharga yang juga ada di dalam lemari itu tidak ikut diambil oleh pelaku.

“Lemari dan pintu rumah sebenarnya sudah dikunci, tapi semua dicongkel pakai alat,” kata Adi.

Saat ini dirinya mengaku hanya bisa pasrah. Sebab, uang yang dicuri itu seharusnya digunakan sebagai modal belanja harian di usaha toko sayuran miliknya.

Sementara itu, Kapolsek Mlarak AKP Rosyid Effendi membenarkan bahwa telah terjadi kasus pencurian terhadap rumah milik Adi itu.

Ia juga tidak menyangkal bahwa sebelumnya ada kasus pencurian lain yang juga terjadi.

“Beberapa hari sebelumnya juga ada pencurian uang dan perhiasan emas di Desa Joresan, Mlarak,” ujarnya.

Menurutnya, kasus pencurian di rumah Adi itu hampir bersamaan waktunya dengan kejadian di Desa Mojorejo, Jetis, Ponorogo.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore