Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 6 Maret 2024 | 03.32 WIB

Dua Penerbangan Menuju Solo Dialihkan ke Semarang karena Cuaca Buruk

Ilustrasi Bandara Adi Soemarmo Solo. - Image

Ilustrasi Bandara Adi Soemarmo Solo.

JawaPos.com–Dua penerbangan menuju Solo terpaksa dialihkan ke Semarang karena cuaca buruk dan hujan lebat yang terjadi sejak Selasa (5/3) siang.

General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Adi Soemarmo Erick Rofiq Nurdin mengatakan, salah satu maskapai yang seharusnya mendarat di Bandara Adi Soemarmo dialihkan ke Bandara Ahmad Yani Semarang. Yakni, Batik Air rute Cengkareng-Solo.

”Seharusnya mendarat pukul 16.50 WIB, namun karena hujan deras terus dialihkan ke Semarang,” kata Erick Rofiq Nurdin seperti dilansir dari Antara.

Selain itu, menurut dia, ada maskapai Lion Air dari Denpasar yang seharusnya mendarat di Bandara Adi Soemarmo pukul 16.25 WIB juga dialihkan ke Semarang.

”Saat ini nunggu cuaca di Solo. Karena Solo masih hujan deras. Cuaca di sini in out, kadang hujan deras, berhenti, terus clear, kemudian hujan deras lagi,” ujar Erick Rofiq Nurdin.

Dia mengaku cuaca Kota Solo dan sekitarnya akhir-akhir ini tidak terprediksi. Oleh karena itu, pihaknya tidak menyalahkan pilot yang mengambil keputusan untuk mengalihkan rute mendarat.

”Kami juga close tadi di sini, makanya mendarat di Semarang. Sambil menunggu cuaca bagus lagi,” tutur Erick Rofiq Nurdin.

Sementara itu, Corporate Communication Strategic Lion Air Group Danang M. Prihantoro mengatakan, pada Selasa (5/3), dua penerbangan, yaitu Batik Air dengan nomor ID 7368 yang berangkat dari Jakarta menuju Solo dan Lion Air bernomor JT 925 yang berangkat dari Bali menuju Solo mengalami pengalihan pendaratan ke bandar udara alternatif.

Dia mengatakan, pengalihan dilakukan ke Bandar Udara Internasional Jenderal Ahmad Yani yang berlokasi di Semarang.

”Alasan utama pengalihan pendaratan (divert) ini adalah kondisi cuaca yang kurang baik di Bandar Udara Adi Soemarmo yang berakibat jarak pandang yang pendek. Jarak pandang yang tidak memadai ini tidak memenuhi standar keselamatan dan operasional yang ditetapkan untuk penerbangan sehingga pendaratan di Bandar Udara Adi Soemarmo dinilai tidak aman,” papar Danang.

Menurut dia, keputusan mengalihkan pendaratan ke bandar udara alternatif diambil sesuai dengan standar operasional prosedur yang bertujuan untuk menjamin keselamatan penerbangan.

”Dalam industri penerbangan, keselamatan selalu menjadi prioritas utama. Keputusan ini diambil pilot berdasar informasi dari pengawas penerbangan (air traffic control) dan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan maskapai dan regulator penerbangan,” terang Danang.

Dia mengatakan, penerbangan diberangkatkan kembali dari Semarang menuju Solo setelah bandar udara tujuan dinyatakan aman untuk operasional penerbangan.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore