Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 4 Maret 2026 | 01.20 WIB

Menhub Pastikan Penerbangan dari Indonesia ke Arab Saudi Masih Berjalan Normal di Tengah Konflik AS-Israel dan Iran

Menhub Dudy Purwagandi. (Nurul Fitriana/JawaPos.com)

JawaPos.com-Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan penerbangan dari Indonesia ke Arab Saudi masih dibuka dan berjalan normal. Utamanya untuk penerbangan tujuan Jeddah dan Madinah.

Kepastian ini disampaikan Menhub di tengah maraknya pembatalan sejumlah maskapai ke wilayah Timur Tengah. Hal itu imbas eskalasi konflik AS-Israel dan Iran.

"Sejauh ini seperti yang di Saudi itu masih dibuka. Jadi penerbangan masih berjalan," kata Menhub kepada awak media di Kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta, Selasa (3/3).

"Untuk yang ke Saudi khususnya Jeddah dan Madinah kan belum ada penutupan. Jadi belum ada dampak, sehingga dari pemerintah Saudi tidak melakukan penutupan bandara. Jadi penerbangan dari Saudi menuju Indonesia masih berjalan normal," imbuhnya.

Selanjutnya, Menhub memastikan seluruh masyarakat yang terdampak pembatalan penerbangan bisa memperoleh fasilitas sebagaimana mestinya.

Guna memastikan itu, Menhub menyebut akan melakukan koordinasi dengan airlines untuk memberikan alternatif kepada masyarakat terdampak. Mulai dari penginapan hingga penggantian airlines lain.

"Kami berkoordinasi dengan airlines. misalnya mereka masih di sana disediakan penginapan. Kedua, alternatif untuk mereka terbang kembali ke Indonesia bisa diganti. Biasanya airlines akan mengarahkan untuk mengganti airlines yang lain," tukasnya.

Sebelumnya, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) melaporkan kepulangan sebanyak 6.047 jamaah umrah dari Tanah Suci sepanjang akhir pekan lalu.

Di tengah dinamika penerbangan internasional akibat situasi Timur Tengah, ribuan jamaah umrah berhasil kembali ke tanah air. Kemenhaj memastikan perhatian utama tetap pada keselamatan, keamanan, dan pelindungan jamaah.

Juru Bicara Kemenhaj Ichsan Marsha menyampaikan bahwa proses kepulangan jamaah berlangsung secara bertahap. Saat ini, sebanyak 6.047 jamaah telah pulang ke Indonesia.

“Sejak 28 Februari hingga 1 Maret 2026, sebanyak 6.047 jamaah telah kembali ke Tanah Air dengan aman. Pemerintah terus mengawal proses ini agar seluruh jamaah dapat pulang secara bertahap dan tertib,” kata Ichsan kepada wartawan, Senin (2/3). (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore