Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 5 Maret 2024 | 05.23 WIB

Harga Beras Premium di Mojokerto Berangsur Turun, Total Penurunan Harga Sampai Rp 2.000 Perkilo

Arsip-Pelaksanaan operasi pasar murah yang diselenggarakan oleh Pemkot Mojokerto, Jawa Timur ANTARA/HO-Pemkot Mojokerto - Image

Arsip-Pelaksanaan operasi pasar murah yang diselenggarakan oleh Pemkot Mojokerto, Jawa Timur ANTARA/HO-Pemkot Mojokerto

JawaPos.com – Sejumlah daerah di Indonesia termasuk wilayah Jawa Timur alami kenaikan harga beras yang cukup signifikan. Namun, kabar bahagia muncul dari Mojokerto.

Dikutip dari ANTARA, Senin (4/3), Pemerintah Kota Mojokerto mengumumkan bahwa harga beras premium di wilayah tersebut sebelumnya mencapai Rp17.000 per kilogram.

Tetapi sekarang mengalami penurunan menjadi sekitar Rp15.000-15.500 per kilogram karena pasokan dari petani ke penggilingan gabah mulai bertambah.

Penjabat (Pj) Wali Kota Mojokerto, Moh. Ali Kuncoro, menyatakan rasa syukurnya atas penurunan harga beras tersebut, sambil berharap bahwa setelah panen besar nanti, pasokan beras akan melimpah dan harga akan kembali stabil.

"Alhamdulillah, harga beras sudah mulai turun, semoga nanti setelah panen raya pasokan beras melimpah dan harganya kembali stabil," kata Penjabat (Pj) Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro di Mojokerto, Minggu.

Meskipun demikian, Pemkot Mojokerto tetap mengadakan operasi pasar murah untuk menjaga stabilitas harga barang kebutuhan pokok.

Ali menjelaskan bahwa meskipun harga beras turun, ada beberapa komoditas lain yang mengalami kenaikan harga menjelang Ramadhan.

Akibatnya, dalam operasi pasar murah, Pemerintah Kota Mojokerto juga menyediakan telur seharga Rp27.500 per kilogram, bawang merah Rp20.000 per kilogram, dan bawang putih Rp26.000 per kilogram.

"Dalam pasar murah selain beras kami telah menyediakan telur seharga Rp27.500 per kilogram, bawang merah Rp20.000 per kilogram dan bawang putih Rp26.000 per kilogram," ucapnya.

Untuk memastikan pasokan beras premium tetap stabil, Ali sebelumnya telah memerintahkan agar aparatur sipil negara (ASN) membeli beras melalui Pracangan TPID Koperasi Tri Madya.

Dengan demikian, diharapkan beras yang tersedia di pasaran dan minimarket dapat menjadi lebih tersedia untuk masyarakat umum.

"Kami sudah menginstruksikan ASN di Kota Mojokerto agar membeli beras melalui Pracangan TPID Koperasi Tri Madya, jika ASN pembeliannya sudah dilokalisir, harapannya beras yang ada di pasaran dan di minimarket itu benar-benar khusus untuk masyarakat," ujarnya

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore