Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 21 Februari 2024 | 01.53 WIB

BMKG Prakirakan Cuaca Ekstrem Masih Berpotensi di Wilayah Jateng

Ilustrasi Petugas BPBD bersama sukarelawan melakukan penanganan terhadap rumah rusak akibat terkena tanah longsor. - Image

Ilustrasi Petugas BPBD bersama sukarelawan melakukan penanganan terhadap rumah rusak akibat terkena tanah longsor.

JawaPos.com–Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) prakirakan cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi masih berpotensi di sejumlah wilayah Jawa Tengah (Jateng).

”Berdasar data yang dirilis BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, potensi cuaca ekstrem tersebut dipicu beberapa faktor, antara lain aktivitas monsun Asia,” kata Kepala Kelompok Teknisi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap Teguh Wardoyo seperti dilansir dari Antara di Cilacap, Selasa (20/2).

Dalam hal ini, kata dia, aktivitas monsun Asia berpengaruh terhadap peningkatan massa udara basah di wilayah Indonesia bagian barat dan selatan ekuator, termasuk sekitar wilayah Jateng. Selain itu, potensi cuaca ekstrem tersebut juga dipengaruhi daerah konvergensi dan belokan angin yang terpantau di sekitar Jateng serta labilitas lokal kuat yang mendukung proses konvektif pada skala lokal teramati di Jawa Tengah.

”Kondisi tersebut menyebabkan peningkatan potensi cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di beberapa wilayah Jawa Tengah pada 20-21 Februari,” ujar Teguh Wardoyo.

Dia mengatakan, sejumlah wilayah Jateng yang berpotensi terjadi cuaca ekstrem pada Selasa (20/2) meliputi Kabupaten Cilacap, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Kabupaten/Kota Magelang, Boyolali, Karanganyar, Klaten, Kabupaten Semarang, Temanggung, Kabupaten Pekalongan, Salatiga, dan sekitarnya.

Sementara itu pada Rabu (21/2), kata dia, cuaca ekstrem berpotensi terjadi di Kabupaten Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Kabupaten/Kota Magelang, Boyolali, Surakarta, Sragen, Grobogan, Temanggung, Salatiga, Kabupaten Semarang, Kendal, Batang, Kabupaten Pekalongan, dan sekitarnya.

”Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi berupa banjir, tanah longsor, dan angin kencang,” terang Teguh.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore