Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 12 Februari 2024 | 23.13 WIB

Inspektorat Palembang Akan Copot Kepala Puskesmas yang Melarang Pegawai Hamil

Pegawai Puskesmas Sabokingking saat melaporkan di Inspektorat di Palembang. - Image

Pegawai Puskesmas Sabokingking saat melaporkan di Inspektorat di Palembang.

JawaPos.com–Inspektorat Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), menyebut, kepala Puskesmas Sabokingking yang melarang pegawai hamil terancam dicopot dari jabatan.

Kepala Inspektorat Kota Palembang Jamia Haryanti mengatakan, para pegawai Puskesmas Sabokingking melaporkan kepala puskesmas atas kebijakan yang dianggap sudah tidak sesuai di luar batas kedinasan dan diduga bersifat arogan.

”Sebanyak 18 pegawai Puskesmas Sabokingking telah melaporkan ke Inspektorat terkait kepala puskesmas melarang pegawai hamil beberapa hari kemarin. Kemudian kami mediasi dan para pegawai tetap menginginkan kepala puskesmas agar diganti,” kata Jamia seperti dilansir dari Antara.

Dia menambahkan, sudah melaporkan ke Penjabat (Pj) Wali Kota Palembang Ratu Dewa dan sudah diputuskan bahwa Kepala Puskesmas Sabokingking bakal dicopot.

”Atas permasalahan ini, kami memutuskan untuk secepatnya jabatan Kepala Puskesmas Sabokingking kami copot,” ujar Jamia Haryanti. 

Dia menambahkan, Kepala Puskesmas Sabokingking terancam turun jabatan dan bisa difungsionalkan sebagai dokter biasa. Dia berharap permasalahan itu tidak terjadi di tempat lain demi menciptakan pelayanan publik yang baik ke warga Kota Palembang.

Sebelumnya ramai diberitakan bahwa Kepala Puskesmas Sabokingking diduga melarang para pegawai di fasilitas kesehatan masyarakat (fasyankes) itu hamil.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore