Logo JawaPos
Author avatar - Image
05 Februari 2024, 21.55 WIB

Pengadaan Tanah yang Belum Siap, Jadi Sebab Proyek Tol Kediri-Tulungagung Menuju Bandara Dhoho Belum Bisa Dimulai

Pengadaan tanah yang belum siap jadi penyebab tol bandara belum juga dibangun/ sumber: Radar Kediri/Wahyu Adji - Image

Pengadaan tanah yang belum siap jadi penyebab tol bandara belum juga dibangun/ sumber: Radar Kediri/Wahyu Adji

Jawapos.com - Polemik pembangun tol Kediri-Tulungaung yang belum juga dimulai akhirnya terjawab.

Selain karena tahapan konstruksi yang tengah berlangsung di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), rupanya pengadaan tanah yang belum siap juga menjadi penyebab pembangunan tol tersebut belum juga dilaksanakan.

Hingga hari ini saja, pembebasan lahan tol yang telah terealisasikan di Kota Kediri masih mencapai 23,56 persen.

Sementara dikutip Radar Kediri (Jawapos Grup), dari delapan kelurahan yang terdampak pembangunan tol, tiga diantaranya sudah pada tahap pembayaran.

Tiga kelurahan tersebut diantaranya adalah Kelurahan Semampir, Kelurahan Mojoroto, dan Kelurahan Gayam.

Sementara dari tiga kelurahan tersebut, Kelurahan Semampir menjadi yang paling tinggi capaian progresnya dengan pembebasan lahan yang hampir seluruhnya, yakni 87,88 persen.

“Hanya menyisakan satu bidang saja yang belum terbayarkan milik warga. Selebihnya aset pemkot,” ucap Ketua TPT Jalan Tol Kediri-Tulungagung, Linanda Krisni Susanti.

Diketahui sebelumnya, pemilik satu bidang tanah tersebut sempat mengajukan gugatan mengenai nilai appraisal.

Namun Mahkamah Agung (MA) menolak gugatan tersebut dan memutuskan jika nilai appraisal tetap mengacu pada kantor jasa penilai publik (KJPP).

“Akhirnya kami dekati lagi dan mereka sudah setuju. Ini dalam proses pemberkasan untuk kami bayar,” ungkap Nanda.

Dengan demikian, Kelurahan Semampir menjadi kawasan yang paling siap untuk memulai konstruksi tol Ki-Agung. Terlebih, Semampir juga menjadi lokasi prioritas tol menuju Bandara Dhoho.

Selain itu, capaian pembebasan lahan di Kelurahan Mojoroto juga telah terealisasi lebih dari separo, yakni 60 persen.

Sementara di sisi lain, Nanda menyebut enam kelurahan lain yang terdampak masih dalam proses pengadaan tanah.

Dua kelurahan diantaranya adalah Kelurahan Gayam dan Kelurahan Bujel yang berada di Kota Kediri. Sementara di Kabupaten Kediri adalah Desa Manyaran dan Desa Tiron.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore