
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi menilai revisi perda soal becak terlalu tergesa-gesa.
JawaPos.com - Peraturan Daerah 8/2007 tentang Ketertiban Umum yang ingin direvisi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sepertinya menimbulkan pro kontra. Salah satunya, bagi Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi.
Pras melihat rencana yang dilakukan Anies adalah kemunduran bagi Jakarta. Langkah yang diambil Anies nyatanya kurang tepat karena Jakarta tengah fokus dengan moda transportasi modern seperti Light Rapid Transit (LRT), Mass Rapid Transit (MRT), dan Bus Rapid Transit (BRT).
"Bajaj yang tadinya ada asapnya, sekarang sudah pakai gas, nggak ada asapnya. Kalau bajaj markir bareng becak kebayang kekumuhannya kayak apa? Ini kemunduran," tutur Pras di gedung DPRD DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu (10/10).
Pras mengakui Anies tergesa-gesa dalam menyatakan hal tersebut. Dirinya menyatakan memang menolak keras adanya becak kembali beroperasi secara aktif karena tidak sesuai dengan masyarakat jaman ini.
Bahkan soal parkir, yang dipastikan Anies becak akan tertib, namun Pras tidak yakin akan hal itu. Menurutnya sebagaimana tukang kopi keliling yang berkeliaran di jalan, becak pun akan menyebar di jalan-jalan Jakarta.
“Bisa memastikan nggak kalau diatur wilayahnya itu bakal tertib? Contoh soal, itu Bunderan HI saja, sampai hari ini, coba lihat jam 10 malam. Tukang kopi keliling kan mutar-mutar di situ. Itu kan ibu kota. Itu saja nggak bisa diberesin. Apalagi yang begitu (becak),” tegasnya.
Maka dari itu, ke depan Pras ingin menolak usulan Anies mempertahankan payung hukum untuk becak. Sebab, adanya becak hanya menambah kemacetan dan keramaian Jakarta. Lebih lanjut, dia menilai kehadiran becak akan menambah tingkat kemacetan dan kesemrawutan di jalanan ibukota.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
