Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 8 Juli 2022 | 00.28 WIB

Masih Banyak Orang Halangi Polisi Tangkap Terduga Pemerkosa Santri

Beberapa relawan yang menghalangi polisi diamankan. Istimewa - Image

Beberapa relawan yang menghalangi polisi diamankan. Istimewa

JawaPos.com–Penangkapan MSAT, terduga pelaku pelecehan dan kekerasan seksual pada santri di Ponpes Shiddiqiyah Jombang masih berlangsung hingga Kamis (7/7) sore. Berdasar pantauan tim JawaPos.com rombongan truk keluar masuk dari tempat tersebut.

Kabidhumas Polda Jatim Kombespol Dirmanto mengatakan, truk yang keluar itu untuk mengamankan orang-orang yang terbukti menghalang-halangi polisi masuk ke lingkungan ponpes untuk mencari keberadaan MSAT.

”Truk yang keluar masuk itu yang mengangkut sukarelawan atau simpatisan yang menghalangi proses penangkapan dan menghalangi polisi masuk,” kata Dirmanto di lokasi.

Mereka, kata Dirmanto, sempat membuat acara pengajian dan zikir di dalam ponpes. Namun ternyata bukan hanya santriwan dan santriwati yang menghalangi polisi, tapi juga relawan dari daerah lain.

”Agar situasi aman dan agar dalam pondok aman, kami periksa. Kalau bukan orang pondok atau santri, kita bawa,” tegas Dirmanto.

Dirmanto mengaku telah mengamankan 60 orang yang terbukti menghalangi proses pencarian MSAT. Dua orang juga telah diamankan di depan Pondok Pesantren Shiddiqiyah Jombang Jawa Timur karena terbukti menghalang-halangi polisi sejak penangkapan pada Minggu (3/7).

Berdasar keterangan, bahwa 2 orang itu merupakan relawan dari kota lain. Mereka ikut mengepung gerbang Ponpes Shiddiqiyah saat polisi akan masuk.

”Penangkapan 2 orang ini karena menghalang-halangi proses penyidikan. Kami tegas kalau ada yang menghalangi kita proses,” ucap Dirmanto di lokasi.

Satu orang di antara mereka, kata Dirmanto, merupakan sopir mobil dan bukan santri di Ponpes tersebut. Dia relawan yang membantu MSAT supaya tidak ditangkap.

”Kami berhasil menangkap sopir yang menghalangi proses penangkapan atas nama DD. Dia sudah ditangkap dan diamankan,” ujar Dirmanto.

DD bekerja sebagai sopir mobil bernopol S 1747 ZJ. Dia juga terbukti ikut menghalangi langkah polisi sejak upaya penangkapan pada Minggu (3/7).

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore