Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 16 Januari 2024 | 23.05 WIB

Kasus Kopi Maut Pacitan Masih Belum Terungkap, Kapolres Pacitan: Tunggu Hasil Otopsi Laboratorium Forensik

Kapolres Pacitan AKBP Agung Nugroho. (Nur Cahyono/Radar Pacitan) - Image

Kapolres Pacitan AKBP Agung Nugroho. (Nur Cahyono/Radar Pacitan)

JawaPos.com – Perkembangan kasus kopi maut di Sudimoro, Pacitan masih menyisakan misteri. Sebelumnya seorang remaja berinisial M (14) meninggal usai menyeruput kopi racikan ayahnya pada hari Jumat (5/1) pagi.

Misteri kematian remaja asal Dusun Mekarsari, Kecamatan Sudimoro, Pacitan itu sampai hari ini masih didalami oleh penyelidikan pihak Kepolisian Polres Pacitan.

Dilansir dari Radar Madiun (JawaPos Group) Kapolres Pacitan AKBP Agung Nugroho mengatakan pada Senin (15/1) penyelidikan saat ini difokuskan pada pemeriksaan saksi baru dan pengumpulan Barang Bukti (BB).

 “Sebelumnya kami telah memeriksa lima orang saksi, kini bertambah satu menjadi enam orang saksi. Saksi baru yang kami mintai keterangan ini merupakan tetangga korban” ujarnya.

Ia melanjutkan dari hasil pemeriksaan terhadap keenam orang saksi ini polisi belum dapat memastikan penyebab kematian M. Hal itu karena pihak kepolisian Polres Pacitan sampai saat ini masih menunggu hasil otopsi Laboratorium Forensik Polda Jatim.

“Estimasi hasil otopsi kasus ini selesai sekitar empat hari lagi, kita harus menunggu” kata dia.

Menurutnya meskipun korban M meninggal setelah meminum kopi yang dibuat oleh ayahnya sendiri, tetapi kita tidak bisa berandai-andai dan menyimpulkan tentang pelaku pembunuhan tersebut. Maka dari itu, harus menunggu hasil otopsi keluar terlebih dahulu.

 “Karena dari keterangan ayahnya sebelum kejadian juga tidak ada permasalahan keluarga. Sehingga kami dari pihak kepolisian belum bisa mengambil kesimpulan sampai hasil otopsinya keluar” kata dia.

Sebelumnya diketahui korban M meninggal ketika hendak berangkat sekolah. Ia meminum kopi buatan ayahnya, tetapi lima menit berselang korban terjatuh dan mengalami kejang-kejang.

Tak hanya itu, dari mulut korban juga keluar cairan bening. Saat sedang dilarikan ke puskesmas, korban menghembuskan nyawa terakhirnya. Sesampainya di puskesmas nyawa remaja tersebut tidak tertolong

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore