Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 12 Maret 2022 | 00.07 WIB

Kapolri Apresiasi Warga Jogjakarta yang Pilih Dirawat di Isoter

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berbincang dengan nakes di Asrama Haji Sleman. (Mabes Polri untuk JawaPos.com) - Image

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berbincang dengan nakes di Asrama Haji Sleman. (Mabes Polri untuk JawaPos.com)

JawaPos.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada warga Jogjakarta yang terpapar Covid-19 dan memilih dirawat di tempat isolasi terpusat (Isoter). Menurut Sigit, dirawat di isoter berarti ikut berperan aktif memutus mata rantai penyebaran virus corona. Muaranya, laju pertumbuhan Covid-19 dapat dikendalikan.

"Saya berikan apresiasi kepada masyarakat yang telah memilih dirawat di Isoter. Ini akan sangat membantu untuk menjaga agar pengendalian varian baru Covid-19 betul-betul bisa kita maksimalkan," kata Sigit saat meninjau lokasi Isoter di Asrama Haji Sleman, Daerah Istimewa Jogjakarta, Jumat (11/3).

Menurut Sigit, potensi penularan virus Covid-19 lebih besar apabila masyarakat yang terpapar menjalani karantina mandiri. Apalagi, kalau tempat atau rumah untuk isolasi mandiri tidak memenuhi persyaratan.

"Karena memang kecenderungan dirawat di rumah apalagi khususnya persyaratan yang melaksanakan isoman tidak memenuhi standar, ini akan ada risiko terjadi penularan kepada keluarga ataupun masyarakat. Karena memang ada aturan dan standarnya," ujar eks Kapolda Banten ini.

Selain itu, Sigit memastikan dengan menjalani perawatan di Isoter, masyarakat akan mendapatkan penanganan terbaik. Dari dokter, tenaga kesehatan, fasilitas, serta sarana dan prasarana penunjang lainnya.

"Karena itu, pilihan dirawat di Isoter jauh lebih baik. Apalagi, kalau diketahui memiliki komorbid yang harus diikuti perawatannya secara intensif. Karena di Isoter tenaga kesehatannya siap. Obat-obatannya siap, serta fasilitasnya. Manakala terjadi hal-hal yang diharuskan dilanjutkan ke rumah sakit rujukan, Isoter jauh lebih siap. Ini menjadi pilihan lebih baik dalam rangka mengendalikan laju Covid-19," ucap Sigit.

Disisi lain, Sigit juga menyampaikan apresiasinya kepada dokter, tenaga kesehatan, dan relawan yang telah bekerja secara maksimal. Mereka telah memberikan perawatan terbaik untuk kesembuhan dari warga yang terpapar Covid-19. "Vaksinasi kita kejar sampai dosis tiga dan tetap melaksanakan protokol kesehatan. Utamanya saat berkegiatan di tempat terbuka atau tempat kita melaksanakan interaksi dengan masyarakat lain. Upayakan kita selalu menggunakan masker," papar Sigit.

Dari tinjauannya ke Isoter Asrama Haji Sleman, Sigit mendapatkan informasi bahwa jumlah pasien yang dirawat di tempat itu mengalami penurunan dibandingkan pada minggu lalu.

"Tadi diinformasikan yang dirawat sampai hari ini kurang lebih 45 pasien. Dengan ketersediaan tempat sekitar 190. Alhamdulilah dilaporkan minggu ini terjadi penurunan dibandingkan minggu sebelumnya," tutup Sigit.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore