Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 13 Januari 2024 | 22.53 WIB

Garam Tradisional Kusamba Balum Mampu Penuhi Permintaan Ekspor 2 Ton Per Bulan

Ilustrasi petani garam tengah menggarap lahan aramnya  di Pulau Madura, Jawa Timur. Jawa Pos - Image

Ilustrasi petani garam tengah menggarap lahan aramnya di Pulau Madura, Jawa Timur. Jawa Pos

JawaPos.com–Garam tradisional Kusamba dengan kualitas rasa asin serta kegurihan yang khas menjadikannya terkenal. Tak hanya lokal bahkan hingga ke luar negeri.

Dikutip dari Radar Bali (Jawa Pos Grup), Ketua Kelompok Tani Garam Sarining Segara Mangku Rena mengatakan, permintaan ekspor garam tradisional Kusamba sekitar 2 ton per bulan. Permintaan ekspor tersebut sulit dipenuhi lantaran proses administrasi.

Dia menjelaskan, untuk dapat mengekspor ke luar negeri harus menyertakan surat keterangan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

”Kami harus menyertakan surat keterangan dari BPOM untuk mengirim garam ke luar negeri,” ujar Mangku Rena.

Selain administrasi, petani garam Kusamba juga sering dihadapkan dengan kurang baiknya fungsi klep pompa air laut yang memengaruhi produksi garam. ”Kalau gelombang tinggi, klep tidak berfungsi dengan baik,” kata Mangku Rena.

Bupati Klungkung I Nyoman Jendrika mendengar keluhan yang dialami para petani garam tersebut. Pihaknya berjanji segera menindaklanjuti permasalahan itu.

”Saya bersama dengan instansi terkait akan segera menindaklanjuti kendala yang dialami petani garam,” ucap I Nyoman Jendrika.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore