
Ilustrasi polisi. Dok JawaPos
JawaPos.com–Pemilu 2024 kurang beberapa hari lagi. Polda Jawa Timur mengeluarkan daftar daerah rawan saat pelaksanaan Pemilu 2024. Mana saja daerah itu?
Kapolda Jawa Timur Inspektur Jenderal Polisi Imam Sugianto menuturkan, ada lima daerah yang masuk kategori rawan saat pelaksanaan pemilu. Di antaranya, semua terpetakan di Madura mulai dari Bangkalan hingga Sumenep, lalu Pasuruan.
”Kalau daerah rawan semua terpetakan di Madura mulai dari Bangkalan hingga Sumenep, lalu Pasuruan,” kata Imam Sugianto.
Dia menjelaskan, penetapan daerah rawan saat pemilu berdasar angka atau kasus kejadian pada pemilu sebelumnya. Yakni pada Pemilu 2019.
”Kalau tidak salah itu terinventarisasi ada 12 kejadian. Termasuk salah satunya di Sampang, pembakaran Polsek Tambelang masuk catatan khusus,” papar Imam Sugianto.
Dia berharap agar kejadian saat Pemilu pada 2019 bisa ditekan pada Pemilu 2024 mendatang. Misalnya, di Madura.
Sebelumnya, saat berkunjung di Jawa Timur, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit menyampaikan beberapa hal. Dia menyebut, awalnya Jatim termasuk yang sangat rawan, namun saat ini sudah berubah menjadi rawan.
”Wilayah Papua menjadi salah satu yang sangat rawan dan kita lihat perkembangannya,” kata Kapolri saat Deklarasi Pemilu Damai di Mapolda Jatim, Surabaya, Kamis (28/12).
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022