
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo. Victorianus Sat Pranyoto/Antara
JawaPos.com–Hasil tes PCR terhadap 10 orang staf di Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Jogjakarta yang kontak erat dengan Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo terkonfirmasi positif terpapar Covid-19.
”Ada 10 orang yang kontak erat dengan Bupati Sleman dalam minggu kemarin, hasil tes PCR positif,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman Cahya Purnama seperti dilansir dari Antara di Sleman, Rabu (26/1).
Menurut dia, dari 10 orang tersebut yang menjalani tracing setelah kontak erat dengan Bupati Sleman, sebanyak sembilan orang dinyatakan positif Covid-19 setelah tes PCR pada Senin (24/1). Sedangkan tracing pada Selasa (25/1), hasil tes PCR satu orang yang positif terpapar Covid-19.
Dia mengatakan, semua kontak erat yang terkonfirmasi positif terpapar Covid-19 tersebut, saat ini langsung menjalani isolasi mandiri (isoman) hingga sekitar 10 hari ke depan. ”Semuanya langsung isoman dan work from home (WFH), rata-rata kondisinya tanpa gejala. Hanya ada beberapa yang merasakan flu ringan,” ujar Cahya Purnama.
Cahya mengatakan, perkembangan kasus Covid-19 di Sleman dalam beberapa hari memang menunjukkan peningkatan jumlah kasus konfirmasi positif. Pada Senin (24/1) tercatat ada penambahan sebanyak sembilan kasus konfirmasi dan pada Selasa (25/1) tercatat ada penambahan 16 kasus.
”Ada beberapa klaster yang muncul, seperti klaster keluarga. Klaster ini ada seorang warga yang melakukan perjalanan keluar daerah dan menular ke saudaranya,” tutur Cahya Purnama.
Sebelumnya, Bupati Sleman, Daerah Istimewa Jogjakarta, Kustini Sri Purnomo harus menjalani isolasi mandiri karena terkonfirmasi positif terpapar Covid-19. Kondisinya saat ini tidak mengalami gejala berat.
”Alhamdulilah, kondisi saya saat ini baik-baik saja dan tidak ada gejala yang berat. Saya minta doanya agar segera diberikan kesembuhan,” ungkap Kustini pada Selasa (25/1).
Menurut dia, selama satu minggu terakhir dia memiliki agenda yang cukup padat. Mulai dari kunjungan kerja ke Kabupaten Lumajang, Kota Jakarta, dan Kabupaten Kulon Progo. Setelah itu, sempat merasakan gejala yang mirip flu dan kemudian berinisiatif melakukan tes antigen pada Minggu (23/1) malam.
Karena hasilnya reaktif, Senin (24/1), Kustini kemudian melakukan tes PCR dan hasilnya positif terinfeksi Covid-19. ”Merasa sangat capek karena kunjungan kerjanya cukup banyak. Karena ada gejala yang mengarah ke flu, saya berinisiatif periksa dan dinyatakan positif,” terang Kustini.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
