Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 21 Desember 2023 | 03.06 WIB

Cegah Laka Lantas, Polda Jatim dan Petugas Gabungan Tingkatkan Sistem Keamanan Selama Libur Nataru

Perlintasan KA tanpa palang pintu di Desa Bangle, Kecamatan Ngadiluwih, Kediri, dijaga oleh sukarelawan. - Image

Perlintasan KA tanpa palang pintu di Desa Bangle, Kecamatan Ngadiluwih, Kediri, dijaga oleh sukarelawan.

JawaPos.com - Polda Jatim memberikan atensi terhadap perlintasan kereta api (KA) tanpa palang pintu.
 
Pihaknya bersama pemerintah daerah telah berkoordinasi melakukan pemetaan petugas untuk menjaga perlintasan KA tanpa palang pintu selama libur Nataru.

Polda Jatim bersama perwakilan pemerintah daerah akan menempatkan petugas di perlintasan KA tanpa palang pintu saat Operasi Lilin Semeru 223 dalam rangka meningkatkan keamanan dan mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.

"Kami bersama pemerintah daerah melakukan pemetaan perlintasan sebidang yang belum berpalang pintu dengan tingkat mobilisasi masyarakat dengan jumlah (tinggi) kepadatan," ujar Dirlantas Polda Jatim Kombes Pol Komarudin, Rabu (20/12) seperti dikutip dari Radar Surabaya.

Dia menambahkan berdasarkan data kepolisian, terdapat sekitar 22 juta kendaraan di Jatim. Jumlah tersebut belum termasuk kendaraan dari pendatang.
 
Jika libur Nataru, dengan rincian jumlah tersebut, maka diprediksi terjadi kemacetan panjang.

Menurutnya, jika terjadi peningkatan volume kendaraan, maka perlintasan KA tanpa palang pintu akan lebih rawan terjadi kecelakaan karena tidak ada yang menjaga dan mengurai kemacetan.

"Itu salah satu atensi agar pada saat pelaksanaan operasi nanti persimpangan sebidang yang belum sempat diberikan penjagaan palang pintu kereta api, diberikan petugas," terangnya.
 
Baca Juga: Sambut Nataru 2024, Aktivitas Bandara Sentani Alami Kenaikan 6,9 Persen

Berdasarkan data Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim, ada 1.135 perlintasan sebidang di Jatim. Sekitar 740 perlintasan sebidang belum berpalang pintu dan terjaga.

Sementara itu, sebanyak 37 titik telah diintervensi Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dengan percepatan pembangunan.

Sebagai informasi, kecelakaan kereta api menabrak kendaaan di perlintasan tanpa palang pintu sudah terjadi beberapa kali di Jawa Timur.
 
Tercatat, sebanyak 35 kejadian kecelakaan di perlintasan sebidang terjadi di wilayah setempat selama 2023.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jawa Timur, Adhy Karyono mengatakan, berdasarkan survei pergerakan mudik yang dikeluarkan Kementerian Perhubungan RI, Provinsi yang dipimpin Gubernur Khofifah Indar Parawansa tersebut menduduki peringkat satu. Dengan kata lain, Jawa Timur menjadi destinasi favorit pada libur Nataru.

Rinciannya, arus keluar wilayah Jatim sebesar 17,54 juta orang atau naik 16,30 persen. Sedangkan untuk jumlah pemudik yang melakukan perjalanan menuju ke Jatim sebanyak 16,3 juta orang atau naik sekitar 15,10 persen.

"Untuk wilayah tujuan pergerakan masyarakat terbanyak yakni ke wilayah Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu," ujar Adhy.
 
***
Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore