
Petugas dari PT Rimba Hutani Mas (RHM) memasang kamera trap di kawasan hutan konservasi di Sumatera Selatan sebagai upaya untuk melindungi dan mengetahui jumlah harimau Sumatera. Nova Wahyudi/Antara
JawaPos.com–Lima ekor harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) terpantau berada di areal Konservasi Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi Muara Merang, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Kelima hewan langka itu dalam keadaan sehat.
Forest Sustainability Head PT Rimba Hutani Mas (RHM) Bambang Abimanyu mengatakan, kondisi lima harimau itu teramati melalui kamera trap yang dipasang di enam titik yang diperiksa setiap 40 hari. ”Usia harimau ini berkisar 2–6 tahun,” kata Bambang seperti dilansir dari Antara.
Dari lima ekor harimau itu, tiga di antaranya sudah diberi nama oleh tim konservasi Kesatuan Pengeloaan Konservasi Hutan (KPHP) Muara Merang. Yakni Abimanyu, Metia, dan Rolf.
”Sejauh ini, berdasar hasil riset tim konservasi diketahui jelajah dari harimau itu berkisar 11 kilometer per hari,” tutur Bambang.
Mereka diperkirakan mendapatkan pasokan pakan yang mencukupi karena kawasan jelajahnya berada di lanskap kawasan hutan lindung Sembilang (di perbatasan Sumsel dan Jambi) yang terbilang masih alami.
Habitat harimau itu berada di kawasan konservasi Merang yang luasnya 18.000 hektare. Kawasan itu juga masuk dalam area Taman Nasional Berbak-Sembilang dan Suaka Margasatwa Dangku. Di kawasan konservasi itu juga masih terjaga habitat fauna dan flora asli. Di antaranya buaya Senyulong.
”Belum didapati laporan mengenai konflik manusia dengan harimau di kawasan tersebut apalagi jarak antara kawasan hutan lindung dengan warga terbilang cukup jauh yakni 10 kilometer,” terang Bambang.
Namun sebagai upaya menjaga kelangsungan hidup hewan tersebut, lanjut Bambang, tim konservasi rutin melakukan patroli keliling, sosialisasi kepada masyarakat sekitar, dan aktif melakukan sisir jerat. Sisir jerat tersebut dilakukan secara berkesinambungan sejak 2016 untuk mencegah perburuan liar terhadap harimau dan fauna lain yang dilindungi.
Dia mengatakan, sebenarnya upaya perlindungan satwa itu sudah dilakukan PT RHM selaku mitra pemasok APP Sinar Mas sejak 2013 karena memiliki areal konsesi di kawasan Lanskap Sembilang sekitar 67 ribu hektare. ”Terkadang kami melihat jejak harimau dan ada juga karyawan yang mengalami perjumpaan langsung,” kata Bambang.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
