
Rapat Dengar Pendapat (RDP) menghadirkan direksi PLN Sulselrabar, Ombusman, YLKI, dan Dinas ESDM terkait persoalan pemadaman bergilir di ruang Komisi D Kantor DPRD Sulawesi Selatan, Makassar.
JawaPos.com–Pimpinan DPRD Provinsi Sulawesi Selatan memanggil direksi PT PLN Wilayah Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat (Sulselrabar) untuk memberikan penjelasan terkait alasan pemadaman bergilir di wilayah kerjanya selama beberapa bulan terakhir.
”Kita panggil untuk memberikan penjelasan terkait pemadaman bergilir,” ujar Wakil Ketua DPRD Sulsel Darmawangsyah Muin seperti dilansir dari Antara di kantor.
Darmawansyah mengatakan, dari penjelasan direksi PLN tersebut, pemadaman bergilir itu dilaksanakan karena ada dampak El Nino. PLN dari awal memprediksi mereka bisa menangani dampak El Nino untuk tahun ini.
”Tapi ternyata prediksi itu sedikit meleset, itu dampak dari pada El Nino panjang,” papar Darmawangsyah Muin.
Dampak dari El Nino tersebut, kata dia, beberapa bendungan dan sumber air mengering dan tidak bisa menggerakkan turbin sehingga itu di luar prediksi. Kendati demikian, sekarang PLN sudah mempunyai solusi dengan menyiapkan injeksi mesin pembangkit listrik.
Dia mengatakan, pada Desember ini sudah beroperasi, karena ada tambahan mesin yang masuk serta langkah-langkah percepatan penanganan. Seperti penambahan pada pembangkit listrik di Tello Lama, Suppa, dan lain-lain yang kemungkinan bisa menambah 130 Mega Watt (MW)
”Tetapi, kami di DPRD sudah memberikan penekanan bahwa penambahan 130 MW itu tidaklah cukup bilamana El Nino kembali terjadi di tahun depan,” kata Darmawangsyah Muin yang biasa disapa akrab Wawan itu.
Oleh karena itu pihaknya mendorong untuk tahun ini dan tahun depan segera menaikkan kapasitas suplai, bukan hanya 1.800 MW tetapi 2.000 MW. Sehingga, jika terjadi dampak El Nino kemudian suplai menurun, itu tetap bisa melayani pelanggan 3,7 juta dan tidak ada lagi pemadaman bergilir.
”Jadi, intinya kita rapat mendorong PLN segera menyelesaikan. Jadi mohon masyarakat bersabar. Intinya pemadaman bergilir ini segera berakhir. Soal kompensasi (pemadaman bergilir) kita tidak disampaikan rinciannya, tapi kalau tidak salah tadi disebut itu Rp 39 miliar sesuai pemakaian masing-masing di rumah tangga,” ungkap Darmawangsyah Muin.
Ketua Komisi D DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi menyampaikan hasil rapat tersebut meminta PLN Sulselrabar lebih aktif memberikan informasi dan edukasi kepada masyaraka. agar lebih masif. Dalam hal ini menggunakan semua media yang ada terkait jadwal pemadaman bergilir.
”Meminta PLN Sulselrabar memberikan kompensasi sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM Nomor 13 Tahun 2021. Meminta PLN Sulselrabar dan Dinas ESDM untuk mengecek revisi RUPTL (Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik) untuk penambahan pembangunan pembangkit listrik di Sulsel,” ujar Rachmatika.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulselrabar Moch Andy Adchaminoerdin usai rapat tersebut beralasan pemadaman bergilir karena kekurangan daya pasok listrik.
”Kalau pemadaman terjadi karena kebutuhan itu lebih banyak dari pada kekuatan kita. Jadi demand (permintaan) lebih besar dari pada daya tampung pasok,” terang Moch Andy Adchaminoerdin.
Mengapa daya tampung pasok berkurang, ungkap dia, karena ada pemain kordit besar yang dikelola PLN, baik milik PLN sendiri maupun tambahan pembangkit baru Mobile Power Plant (MPP) yang tidak bisa maksimal.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
