
Kepala Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Jawa Barat Mohamad Hartono.
JawaPos.com–Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Jawa Barat menggelar Semarak Karya Hari Guru Nasional 2023. Itu sebagai wadah apresiasi untuk guru dan tenaga kependidikan yang telah berhasil menciptakan inovasi dalam implementasi Kurikulum Merdeka.
Acara yang juga peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2023, digelar untuk memberikan penghargaan kepada guru dan tenaga kependidikan yang telah menerapkan pembaruan pada proses belajar-mengajar di wilayah Provinsi Jawa Barat. Mereka menjadi inspirasi bagi rekan-rekan pendidik dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah masing-masing.
Tahun ini, tema yang diusung adalah Transformasi Pendidikan melalui Merdeka Belajar Wujudkan Insan Berkarakter dan Berwawasan Global. Tema itu mencerminkan komitmen BBGP Jawa Barat dalam mendukung transformasi pendidikan menuju merdeka belajar dengan menciptakan siswa yang berkarakter, dan memiliki wawasan global.
Kepala BBGP Jawa Barat Mohamad Hartono menyatakan, pentingnya peran guru dan tenaga kependidikan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Dikutip dari laman resmi Kemdikbud, dia juga mengungkapkan bahwa para pendidik diharapkan dapat menjadi agen transformasi dalam memajukan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia sebagai perwujudan profil pelajar Pancasila.
”Semarak Karya Hari Guru Nasional 2023 merupakan bentuk apresiasi serta ajang para guru dan tenaga kependidikan untuk saling berbagi praktik baik, aksi nyata, dan berbagai macam kreativitas pembelajaran dalam berbagai rangkaian lomba pada Hari Guru Nasional 2023,” ujar Hartono.
Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Nunuk Suryani juga turut memberikan apresiasi terhadap guru dan tenaga kependidikan (GTK) di Provinsi Jawa Barat. Program apresiasi GTK merupakan langkah konkret pemerintah dalam mendukung para pendidik yang berhasil mengimplementasikan Kurikulum Merdeka sesuai dengan peran dan tugas masing-masing.
”Apresiasi guru dan tenaga kependidikan dirancang dengan harapan agar para guru dan tenaga kependidikan di penjuru tanah air semakin terdorong untuk mengimplementasikan Kurikulum Merdeka sesuai terobosan Merdeka Belajar,” tutur Nunuk.
Menurut dia, apresiasi itu untuk memunculkan guru dan tenaga kependidikan yang menunjukkan praktik baik dalam mengimplementasikan kepemimpinan, pendampingan, atau implementasi pembelajaran berdiferensiasi.
”Saya berharap kegiatan penganugerahan apresiasi guru dan tenaga kependidikan 2023 dapat menginspirasi para pendidik lain untuk terus melakukan praktik-praktik baik demi tercapainya pembelajaran yang berpusat pada siswa,” imbuh Nunuk.
BBGP Jawa Barat mengembangkan inovasi pembelajaran keliling yang diberi nama Kareta Sobat (Kendaraan Rekreatif Edukatif Sarana Kolaborasi BBGP Provinsi Jawa Barat) yang telah diluncurkan 2022. Kendaraan tersebut bertujuan untuk mendekatkan layanan BBGP kepada komunitas pendidikan di seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat.
Dalam peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2023, Kareta Sobat juga hadir dalam kegiatan Semarak Karya Hari Guru Nasional 2023 untuk memperkenalkan dan memberikan pengalaman langsung kepada para peserta mengenai layanan BBGP Jawa Barat.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
