Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
JawaPos.com–Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut sub sektor perkebunan merupakan salah satu penyumbang PDRB terbesar pada sektor pertanian. Pada 2022, pertumbuhan PDRB sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan, mencapai Rp 303,2 triliun.
”Dari angka tersebut, Rp 44,1 triliun merupakan kontribusi dari sub sektor perkebunan atau berkontribusi sebesar 14,54 persen dari total PDRB sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan,” ungkap Khofifah.
Khofifah menjelaskan, terdapat 4 komoditas unggulan perkebunan di Jawa Timur. Yang pertama, Tebu yang menjadi bahan baku pembuatan gula kristal putih (GKP). Selanjutnya tembakau, kopi, dan kakao.
Baca Juga: Lanjutkan Mitigasi Banjir, Resik-Resik Kali Tim Gabungan BPBD Jatim Geser ke Sungai Pucang Sidoarjo
Selain itu, lanjut Khofifah, terdapat komoditas unggulan lain di Jatim. Yaitu, pisang dan jagung.
”Meskipun produksi jagung kita tertinggi, namun karena 50 persen kebutuhan pakan ayam itu dari jagung, sering kali kita membutuhkan jagung dari Gorontalo, Sulawesi Tenggara, dan NTB,” terang Khofifah.
Gubernur Khofifah mendorong peningkatan hilirisasi sektor perkebunan Jawa Timur. Dengan hilirisasi yang maksimal, akan turut mendorong perekonomian di Jatim menjadi lebih inklusif. Yang akan memberikan peningkatan pada petani Jatim.
Baca Juga: Gubernur Jatim Khofifah Berikan Apresiasi Tali Asih hingga Salurkan Kartu BPJS Ketenagakerjaan
”Karena jika tidak dibangun penguatan hilirisasi, nilai tambahnya akan kecil. Ketika kita masuk pada hilirisasi nilai tambah akan lebih besar yang bisa dinikmati baik oleh petani maupun pelaku UMKM,” ucap Khofifah.
Tidak hanya itu, Gubernur Khofifah menegaskan, kolaborasi menjadi penting karena hilirisasi membutuhkan beberapa kebutuhan-kebutuhan dasar yang berkaitan dengan digital ecosystem, alat-alat penunjang, hingga jejaring pasar.
”Saya rasa ini akan menjadi sumber pertumbuhan ekonomi yang bisa menjawab bagaimana penurunan angka kemiskinan ekstrem di Jatim yang turun sangat signifikan,” tegas Khofifah.
”Melalui penajaman pada hilirisasi, kita optimistis berbagai potensi produk perkebunan unggulan asli Jawa Timur akan bisa terus dikembangkan. Dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan para petani,” tambah Khofifah.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
