
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyapa 1.914 pilar sosial se Wilayah Bakorwil Madiun.
JawaPos.com–Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyapa 1.914 pilar sosial se Wilayah Bakorwil Madiun di Alun-Alun Caruban Kabupaten Madiun. Sebelumnya, gubernur juga menyapa pilar sosial se Bakorwil Malang di GOR Ken Arok Malang, Sabtu (11/11).
Sebanyak 1.914 pilar sosial yang hadir terdiri atas 1.303 pendamping program keluarga harapan (PKH), 432 taruna siaga bencana (Tagana), dan 179 tenaga kesejahteraan sosial kecamatan (TKSK) dari kabupaten/kota di Wilayah Bakorwil Madiun.
Secara khusus, Gubernur Khofifah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pilar sosial di Jatim. Pasalnya, pada 9 November, di Kantor Wakil Presiden telah dirilis bahwa kemiskinan ekstrem di Jatim menurun 3,58 persen selama tiga tahun terakhir dari 2020 sebesar 4,4 persen menjadi 0,82 persen per Maret 2023.
Gubernur Khofifah juga berterima kasih kepada pilar sosial dan juga kepala desa karena Provinsi Jatim memiliki desa mandiri tertinggi di Indonesia. Dimana, dari total 11.456 desa mandiri di Indonesia, sebesar 24,44 persen atau 2.800 desa mandiri ada di Jatim.
Gubernur Khofifah menyerahkan santunan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan kepada keluarga pilar sosial yang telah meninggal dunia. Kemudian menyerahkan tali asih kepada 1.914 pilar sosial, masing-masing Rp 1 juta yang disalurkan melalui Bank Jatim.
Gubernur juga menyerahkan kartu BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis pada Tagana dan TKSK. Iuran premi BPJS Ketenagakerjaan tersebut telah dipenuhi Pemprov Jatim selama 12 bulan.
Pj Bupati Madiun Tontro Pahlawanto mengatakan, keberadaan pilar sosial telah menjadi ujung tombak dalam penanganan kemiskinan di Jawa Timur. Termasuk Kabupaten Madiun. Utamanya, dengan ikut berkontribusi terhadap penurunan kemiskinan yang cukup signifikan sebesar 3,67 persen di Kabupaten Madiun.
”Penanganan kebencanaan hingga penanganan sosial merupakan salah satu bentuk aksi nyata pilar sosial yang bekerja tanpa mengenal lelah dan waktu membantu masyarakat,” tegas Tontro Pahlawanto.
Sementara itu, Kepala Dinsos Provinsi Jatim Dra Restu Novi Widiani MM menambahkan, acara Sapa Pilar Kesejahteraan Sosial merupakan acara silaturahmi untuk para pilar sosial yang pertama digelar sejak 2019.
Perhatian Gubernur Khofifah sangat disyukuri pilar sosial. Salah satunya, Sunardi, pendamping PKH dari Kabupaten Kediri. Menurut dia, mengentaskan kemiskinan adalah pekerjaan yang tidak mudah dan tidak singkat, penuh perjuangan dan semangat totalitas.
”Ini adalah pekerjaan semua sektor, tidak bisa satu per satu. Semua pihak harus turut serta,” ucap Sunardi.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
