Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 10 November 2023 | 20.57 WIB

LNG Plant Pertama di Jawa Dibangun di Kawasan Industri PIER

Groundbreaking pembangunan Liquefied Natural Gas (LNG) plant di kawasan industri Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER). - Image

Groundbreaking pembangunan Liquefied Natural Gas (LNG) plant di kawasan industri Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER).

JawaPos.com–PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) terus berkomitmen memberikan kemudahan investasi yang masuk ke Jawa Timur. Hal itu dibuktikan dengan dilakukannya groundbreaking pembangunan Liquefied Natural Gas (LNG) plant di kawasan industri Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER).

Dirut PT LNG Wira Rahardja mengucapkan terima kasih kepada PIER yang merupakan kawasan industri milik PT SIER, yang telah membantu pembangunan LNG plant pertama di Jawa. Dengan banyaknya bantuan itu, proses pembangunan LNG plant tidak ada kendala yang berarti.

”Dukungan yang diberikan SIER sangat luar biasa. Mulai dari proses perizinan hingga acara groundbreaking ini semua dibantu SIER. Jalan masuk ke LNG Plant ini juga dibuatkan SIER. Di sini sangat ramah investasi. Kami berharap dengan banyaknya kemudahan ini, proses pembangunan LNG plant bisa selesai tepat waktu,” ujar Wira Rahardja.

Wira Rahardja juga membeberkan alasan memilih PIER sebagai lokasi investasi. Yakni LNG plant yang akan dibangun dekat dengan pipa gas milik Pertamina Gas (Pertagas) yang jaraknya hanya sekitar 60 meter. PIER terhubung dengan akses keluar masuk tol, sehingga mudah untuk pengiriman LNG ke luar daerah, seperti ke Jawa Tengah, Jawa Barat, atau Bali.

”PIER merupakan kawasan industri, sehingga lebih ramah lingkungan dan mudah mengurus perizinan. Keempat, ekosistem di PIER sangat menunjang. Seperti ketersediaan air, listrik, proses limbah hingga pemadam kebakaran. Jika kita bangun di luar kawasan industri, tentu kita akan menyiapkan semua infrastruktur itu. Tapi kalau di PIER sudah lengkap semua,” jelas Wira Rahardja.

Menurut Wira, proses pembangunan pabrik membutuhkan waktu sembilan bulan atau pada September 2024 sudah bisa beroperasi. Nilai investasi yang ditanamkan sebesar 16,8 juta dolar AS dan bisa menyerap tenaga kerja sebanyak 120 hingga 140 orang.

”LNG ini menjadi energi transisi yang penting untuk dekarbonisasi, karena sekarang masih banyak industri yang menggunakan bahan bakar fosil seperti BBM dan batubara yang emisinya masih besar. Kita harus mulai mengurangi emisi gas ini, dan LNG menjadi pilihan utama,” ujar Wira Rahardja.

Sementara itu, Dirut PT SIER Didik Prasetiyono mengucapkan terima kasih kepada Dirut PT LNG Wira Rahardja, yang telah memutuskan investasi ke PIER. Dia berjanji memfasilitasi semua kebutuhan yang dibutuhkan PT LNG untuk kemudahan proses pembangunan LNG plant.

”Komitmen kami sebagai pengelola kawasan industri untuk semua tenant, termasuk PT LNG adalah berupaya agar semua investasi yang masuk di kawasan industri milik SIER mendapat kemudahan-kemudahan. Kami bersyukur, PT LNG mengaku mendapat kemudahan-kemudahan itu,” kata Didik.

Wakil Ketua Himpunan Kawasan Industri (HKI) itu mengatakan, dengan dibangunnya LNG plant di PIER akan membawa peningkatan perekonomian di Jawa Timur. Sebab PT LNG menyediakan energi yang bersih yang sangat dibutuhkan di masa depan.

”Sekali lagi, kami ucapkan selamat atas groundbreaking dan terima kasih kepada PT LNG yang telah berinvestasi di PIER. Semoga pembangunan pabriknya bisa tepat waktu dan tidak ada kendala. Kami siap memfasilitasi semua kebutuhan yang diperlukan untuk proses pembangunan LNG plant ini,” ungkap Didik.

Direktur Utama PT Jababeka Tbk Budianto Liman menjelaskan, tujuan utama pembangunan pabrik itu adalah untuk mendukung program pemerintah Indonesia, dalam meningkatkan bauran energi rendah emisi ramah lingkungan, melalui penyediaan gas alam cair untuk memenuhi kebutuhan pelaku industri dan komersial dalam negeri.

”Pabrik ini merupakan perusahaan LNG plant pertama yang dikelola swasta di Indonesia. Kami optimistis, beroperasinya pabrik ini nanti bisa mendukung upaya bersama pemerintah menyediakan sumber energi yang bersih dan sustainable. Dengan harapan, bisa menjadi solusi pemenuhan energi yang berkualitas dan dengan harga semakin kompetitif bagi konsumen di Pulau Jawa dan sekitarnya,” kata Budianto Liman.

Kepala Dinas ESDM Jatim Nur Cholis menyambut baik pembangunan pabrik LNG tersebut. Dia berharap pembangunan pabrik LNG plant berjalan dengan lancar dan bisa memenuhi kebutuhan industri-industri di Jawa Timur.

”Kami sangat menyambut baik sinergi ini, mengingat ini mendukung upaya penurunan emisi karbon. Kami sangat antusias dengan penyediaan solusi transisi energi alternatif bagi industri, yang memiliki komitmen untuk meningkatkan pemanfaatan menuju energi ramah lingkungan. Kami harap hal ini bisa memberi manfaat bagi masyarakat juga menyerap tenaga kerja lokal serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar Nur Cholis.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore