Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 16 Oktober 2023 | 19.38 WIB

Giliran Semeru dan Argopuro Dilanda Karhutla, Pemadaman Kebakaran Lawu Dihentikan

MENGEPUL: Kebakaran kembali terjadi di area jalur pendakian Semeru. Dua titik kepulan asap terlihat dari arah permukiman penduduk. - Image

MENGEPUL: Kebakaran kembali terjadi di area jalur pendakian Semeru. Dua titik kepulan asap terlihat dari arah permukiman penduduk.

JawaPos.com – Ibarat antre bergiliran. Itulah gambaran fenomena kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan pegunungan di wilayah Jatim. Satu per satu gunung di provinsi ini dilalap si jago merah.

Hingga akhir pekan lalu, karhutla melanda dua kawasan pegunungan di wilayah tapal kuda. Yakni, kawasan Gunung Semeru di Lumajang serta Pegunungan Argopuro yang masuk wilayah Situbondo.

Berdasar pantauan, kebakaran di kawasan Semeru terjadi di sejumlah titik. Di antaranya, Blok Ayak-Ayak dan Sentong yang merupakan jalur pendakian lama Gunung Semeru. Api mulai diketahui penduduk setempat sejak Jumat (13/10) pukul 06.00. Lalu api menjalar ke sejumlah titik.

Komandan Kodim 0821 Lumajang Letkol Czi Gunawan Indra memastikan karhutla terjadi murni karena faktor alam.’’Jajaran dan rekan-rekan juga sudah diperintahkan guna mengalokasi agar karhutla tak terjadi lagi,’’ ujar Gunawan.

Berdasar informasi terakhir, hingga kemarin masih ada sejumlah titik api yang belum bisa dipadamkan. Petugas berupaya mengatasi kebakaran tersebut.

Sementara itu, kebakaran di kawasan Argopuro terjadi sejak Kamis (12/10). Titik api ditemukan di hutan Desa Baderan, Kecamatan Sumbermalang.

Lokasi kebakaran di titik itu cukup sulit dilalui karena berada di kemiringan ekstrem dan terjal. ’’Upaya pemadamannya sulit. Dengan alat seadanya,” kata Koordinator BPBD Situbondo Puriyono.

Di bagian lain, setelah berlangsung nyaris dua pekan, karhutla di kawasan Gunung Lawu bisa dikendalikan. Penggunaan water bombing juga dihentikan. Meski demikian, pemadaman dilakukan hingga beberapa hari ke depan.

”Tetap berlangsung via jalur darat. Fokusnya pencarian dan pembasahan di titik-titik kebakaran agar benar-benar padam,” kata Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto.

Berdasar evaluasi, total luas lahan terdampak karhutla Gunung Lawu mencapai 2.185 hektare. (hen/has/hum/c12/c14/ris)

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore