Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 13 Oktober 2023 | 23.59 WIB

Helikopter BNPB Bantu Pemadaman Kebakaran di TPA Suwung-Bali

Helikopter AS350B3 bantuan dari BNPB saat melakukan operasi water bombing atau pemadaman dari udara di atas TPA Suwung, Denpasar, pada Jumat (13/10). - Image

Helikopter AS350B3 bantuan dari BNPB saat melakukan operasi water bombing atau pemadaman dari udara di atas TPA Suwung, Denpasar, pada Jumat (13/10).

JawaPos.com–Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengirimkan bantuan satu helikopter tipe AS350B3 untuk memadamkan api di Tempat Pembuangan Akhir Regional Sarbagita (TPA Suwung) di Kota Denpasar, Bali. TPA itu terbakar sejak Kamis (12/10).

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Bali Made Rentin mengatakan, helikopter BNPB tersebut mendarat di Bali sekitar pukul 14.30 wita, setelah melakukan perjalanan sekitar 3,5 jam dari Karanganyar, Jawa Tengah.

Rentin menyampaikan, ada prosesi khusus dilakukan sebelum helikopter bergerak, diawali ngaturang (mempersembahkan) sesajen daksina pejati dan dilanjutkan nyiratin tirta (memercikkan air suci) ke badan pesawat helikopter termasuk para kru oleh pemangku (tokoh agama).

”Ini upaya niskala (spiritual) yang dilakukan memohon keselamatan dalam upaya operasi udara yang dilakukan dengan helikopter water bombing,” ucap Made Rentin, birokrat asal Mengwi, Kabupaten Badung.

Dia berharap dengan berbagai usaha yang dilakukan, proses pemadaman berhasil dan api segera padam, serta semua personel sehat dan selamat dalam bertugas. ”Hingga saat ini, api belum berhasil dipadamkan dan luas lahan TPA Suwung yang terbakar mencapai sekitar 15 hektare dari luas total 32 hektare,” ujar Made Rentin.

Operasi water bombing atau pemadaman dari udara menggunakan helikopter sudah dimulai sekitar pukul 15.20 wita. Helikopter pada Jumat (13/10) akan dioperasikan sekitar 2,5-3 jam dan akan berlanjut pada hari berikutnya.

”Helikopter akan beroperasi di Bali sampai kebakaran TPA Suwung betul-betul dinyatakan berakhir dan api padam total,” terang Made Rentin.

Rentin mengatakan, upaya pemadaman lewat darat dengan menggunakan armada pemadam kebakaran (damkar) juga tetap dilakukan. Sebanyak 5 damkar dari Kabupaten Badung, 7 damkar dari Denpasar, 3 damkar dari Tabanan dan 2 damkar dari Gianyar. Jadi total ada 17 damkar.

”Selain itu dibantu mobil water cannon dari Polda Bali yang relatif lebih efektif karena kekuatan lebih kencang dan jangkauan lebih jauh. Tim gabungan tetap bergerak untuk melakukan operasi darat,” ucap Made Rentin.

Dalam penanganan kebakaran di TPA Suwung, lanjut Rentin, pihak kepolisian bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan relawan melakukan penjagaan di areal kebakaran serta melarang warga untuk masuk dan beraktivitas di areal TPA. Selain itu terkait antisipasi dampak yang ditimbulkan bagi warga seperti gangguan kesehatan pada saluran pernapasan, telah diserahkan lebih dari 7.000 masker kepada warga melalui camat dan lurah untuk dibagikan kepada masyarakat.

”Pihak kepolisian juga melakukan operasi humanis dengan membagikan masker kepada warga dan pengguna jalan (motor atau mobil) yang melintas di jalan raya dekat lokasi TPA Suwung,” tutur Rentin.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore