
Kebakaran Gunung Lawu kini telah mencapai wilayah Magetan. Sumber: Radar Kudus.
JawaPos.com – Kebakaran Gunung Lawu yang terjadi sejak beberapa hari lalu, hingga hari ini, Minggu (1/10), masih terus meluas.
Bahkan, terbaru, kobaran api telah merambah hingga wilayah Magetan, Jawa Timur.
Kapolsek Jogorogo Ngawi, AKP Nur Hidayat, mengatakan bahwa pihaknya telah menerjunkan tim gabungan TNI-Polri dan BPBD, untuk memadamkan api kebakaran di Gunung Lawu.
Sejauh ini, kata dia, pemadaman kebakaran di Gunung Lawu dilakukan secara manual karena titik api yang sulit dijangkau dan berpotensi membahayakan petugas.
“Iya betul (api merambat naik wilayah Magetan). Kalau api sudah naik, kita sudah tidak bisa padamkan manual," kata Nur, dilansir dari Radar Kudus (Jawa Pos Group), Minggu (1/10).
Karena proses pemadaman yang masih manual dan medan yang sulit, Nur tak menampik terkendalanya pemadaman kebakaran Gunung Lawu.
Pihaknya hanya bisa memadamkan api pada batas tertentu saja.
“Medan bahaya bagi kita dan titik api sudah masuk petak 42 sampai 43 masuk Magetan," tambahnya.
Sementara itu, diketahui petugas gabungan yang diterjunkan dalam misi memadamkan kebakaran Gunung Lawu ini adalah sebanyak 130 orang, yang terdiri dari BPBD Jawa Timur, Agen Bencana Provinsi Jatim, Kabupaten Ngawi, BPBD Kabupaten Ngawi, BPBD Kabupaten Magetan, TNI, Polri, Polhut, BKSDA, Damkar Kabupaten Ngawi, Perhutani KPH Ngawi, relawan, dan masyarakat.
Menurut data BNPB, sejauh ini kebakaran Gunung Lawu telah menghanguskan wilayah seluas 30 hektar, termasuk Desa Girimulyo, Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi.
Meski tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini, namun Pemerintah Kabupaten Ngawi telah menetapkan status tanggap darurat kejadian bencana kebakaran hutan dan lahan Gunung Lawu selama 14 hari atau sampai 13 Oktober 2023 mendatang.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
