
Wakil Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal Madya TNI Tedi Rizalihadi berfoto dengan pesawat latih tempur T-50i buatan Korsel yang dibeli oleh Indonesia sebanyak 6 unit. (TNI AU/)
JawaPos.com - Dua dari enam pesawat latih tempur baru yang dibeli oleh Pemerintah Indonesia dari Korea Selatan (Korsel) sudah tiba.
Saat ini kedua pesawat latih tempur T-50i Golden Eagle tersebut sudah berada di Pangkalan Udara (Lanud) TNI AU Iswahjudi Magetan. Keduanya tengah dirakit bersama-sama oleh teknisi dari Korsel dan Indonesia.
Perakitan pesawat latih tempur itu dikonfirmasi Kepala Biro Informasi Pertahanan (Infohan) Sekretariat Jenderal (Setjen) Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait.
Dia menyampaikan bahwa kedua pesawat tersebut memang tidak diterbangkan langsung dari Korsel. Pengirimannya menggunakan kargo udara dari Korsel ke Lanud TNI AL (Lanudal) Juanda, Sidoarjo.
”Selanjutnya, pesawat tersebut dikirimkan ke Lanud Iswahjudi, Madiun melalui jalur darat untuk menjalani proses reassembly dan tahapan teknis lanjutan sesuai prosedur,” terang Rico pada Jumat (13/2).
Jenderal bintang satu TNI AD itu menyatakan bahwa metode pengiriman tersebut dipastikan sesuai prosedur. Dia membantah spekulasi yang beredar luas di media sosial (medsos).
Menurut Rico, prosedur pengiriman itu sudah dipastikan aman untuk alat utama sistem persenjataan (alutsista) baru tersebut.
”Kami tegaskan bahwa seluruh proses logistik dan pemindahan alutsista dilakukan melalui mekanisme resmi, aman, serta sesuai ketentuan yang berlaku,” kata dia.
Sebelumnya, TNI AU menyampaikan bahwa Wakil Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal Madya TNI Tedi Rizalihadi bertandang langsung ke Korsel pada September tahun lalu.
Dalam kesempatan itu, Tedi memimpin Commander Inspection pengadaan enam unit pesawat T-50i dari Korean Aerospace Industries (KAI).
”Kegiatan itu dilaksanakan untuk meninjau langsung perkembangan pengadaan enam unit pesawat T-50i yang nantinya akan memperkuat TNI Angkatan Udara,” ungkap Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana.
Menurut Nyoman, Senior Executive Vice President KAI Jae-Byoung Cha menjelaskan secara langsung perkembangan produksi enam unit pesawat T-50i untuk TNI AU.
Tidak hanya itu, para pejabat TNI AU juga melihat secara langsung pesawat T-50i beserta fasilitas produksi yang dimiliki oleh KAI.
”Penambahan kekuatan ini merupakan bagian dari program modernisasi Alat Peralatan Pertahanan dan Keamanan (Alpalhankam) untuk meningkatkan kesiapan tempur TNI Angkatan Udara,” kata dia.

Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uzbekistan: Ruben Dias Siap Hadapi Tim Bertahan
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Penampakan Wajah Wanita yang Menipu Tantri Kotak dkk dengan Kerugian Mencapai Rp 10 Miliar
Viral! Pengakuan BEM FH UBK Usai Temui Gibran, Ngaku Terima Uang hingga Minta Maaf ke Mahasiswa
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Daniel Munoz Motor Serangan Los Cafeteros
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
Prediksi Skor Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Luka Modric Berburu Poin Pertama
