Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 30 September 2023 | 19.27 WIB

Pelaku Bully Siswa SMP Cilacap Diduga Telah Minta Maaf, Kerabat Mohon Netizen Tidak Sebarkan Video Perundungan

MKY, pelaku bullying SMP Cilacap disebut pengacara David Ozora tidak pantas dilindungi (Pojoksatu).

 
JawaPos.com - Kasus perundungan siswa SMP di Cilacap yang tengah viral membuat pelaku terlibat perkara hukum dan keluarganya menanggung malu.
 
Perkembangan terbaru, kini muncul pernyataan maaf di jagat dunia Maya yang diduga ditulis pelaku dan kerabatnya.
 
Permintaan maaf tersebut diunggah oleh akun Fecebook bernama Ikwan Salafy yang diduga milik pelaku bully siswa SMP Cilacap.
 
 
Dalam unggahannya di Facebook pada Jumat, (29/9) seperti dikutip Pojok Satu, akun Ikhwan Salafy menuliskan keterangan permintaan maaf.
 
"Asalamualaikum, Saya MKY. Dari lubuk yang paling dalam, saya mau Minta maaf. Saya sangat menyesal untuk apa pun yang saya katakan, untuk apapun yang saya lakukan, dan saya bersungguh-sungguh minta maaf Kepada Keluarga Nya Dan kepada Teman Saya, Saya salah Sekali lagi saya Minta maaf. Ikhwan Salafy," tulis akun Ikhwan Salafy.
 
Beberapa waktu berselang, pria yang mengaku saudara MKY juga menggunggah tulisan permintaan maaf dan tidak menjadikan candaan atas peristiwa bully tersebut.
 
 
"Saya selaku saudara dari MKY Meminta Maaf Atas Perlakuan Yang Tidak Wajar. Ini akun baru Muhammad Kamalul Yaqin yang dipegang saudaranya meminta untuk tidak menyebarkan dan tolong dihapus foto/video yang beredar. Dan tolong jangan menjadikan foto/video yang tersebut supaya tidak dijadikan bahan candaan (disertai emoticon memohon). Terimakasih atas perhatiannya. Ini bukan akun bodong dan ini akun baru saudara saya yang dibuat beberapa minggu lalu," tulisnya.
 
Menanggapi hal itu, netizen langsung membanjiri kolom komentar, mulai dari menasehati hingga membully balik pelaku perundungan tersebut.
 
"Belajarlah yang rajin bukan belajar lagak jagoan sekarang udh terjadi baru nyesel... Nak minta maaf mu tidak akan membuat hati ibunya korban sembuh," tulis akun Ra***l A**a.
 
 
"Wes resiko nak viral ki ditrimo wae to mas2 gari minta maaf terus menengo rausah mbacot ngakon dihapus utowo disebar luaske videone, wes ditrimo wae meneng anteng," timpal akun Lek L***b di kolom komentar.
 
Ada pula netizen yang geram dan mengajak pelaku bully Cilacap untuk berduel.
 
"Serlok tarung kro aku," tulis akun N*ng Se***n.
 
 
"halah bayi wingi sore, sini duel," tulis akun Anton ***.
 
Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Cilacap Kompol Guntar Arif Setiyoko mengatakan, dua terduga pelaku, yakni MK (15) dan WS (14), kini berstatus sebagai anak yang berhadapan dengan hukum (ABH).
 
"Jadi dari hasil pemeriksaan, dari penyelidikan, sudah kami tingkatkan ke proses penyidikan. Kami juga sudah gelarkan, dan kami sudah menetapkan dua pelaku menjadi tersangka," ujarnya.

Editor: Nicolaus
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore