Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 25 September 2023 | 23.47 WIB

Hindari Gas Beracun, Ratusan Warga Aceh Timur Ngungsi

Warga keracunan gas di tempat pengungsian Kantor Camat Banda Alam, Kabupaten Aceh Timur, Senin (25/9/2023). ANTARA/Hayaturrahmah - Image

Warga keracunan gas di tempat pengungsian Kantor Camat Banda Alam, Kabupaten Aceh Timur, Senin (25/9/2023). ANTARA/Hayaturrahmah

JawaPos.com - Ratusan warga Gampong Panton Rayeuk T, Kecamatan Banda Alam, Kabupaten Aceh Timur, mengungsi ke kantor kecamatan setempat guna menghindari gas beracun, dikutip dari ANTARA.

"Sampai saat ini sebanyak 446 warga mengungsi di Kantor Kecamatan Banda Alam. Mereka ditempatkan di tenda, musala, aula. Ada juga yang mengungsi ke rumah kerabat," kata Camat Banda Alam Iskandarsyah di Aceh Timur, Senin (25/9).

Iskandarsyah menyebutkan kejadian gas beracun terjadi pada Minggu (24/9) sekira pukul 17.30 WIB. Saat itu, anak-anak sedang bermain bola di lapangan, tiba-tiba mengalami sesak napas, kemudian pingsan dan dilarikan ke puskesmas setempat.

Baca Juga: Pemerintah akan Merancang Regulasi Mengenai Sistem Niaga Berbasis Media Sosial

"Bau gas sudah dirasakan sejak Sabtu (23/9). Yang pertama terkena satu keluarga. Kemudian, pada Minggu (24/9) dirasakan orang lain. Mungkin karena dibawa angin, sehingga terkena lagi masyarakat lainnya," kata Iskandarsyah.

Sebelumnya, sejumlah warga Gampong Panton Rayeuk T, Kecamatan Banda Alam, Kabupaten Aceh Timur, dilarikan ke instalasi gawat darurat puskesmas setempat karena diduga keracunan gas dari sumur perusahaan migas, PT Medco E&P Malaka.

Keracunan dengan dugaan yang sama bukan pertama kali terjadi wilayah lingkar tambang tersebut. Ratusan warga juga mengungsi akibat bau busuk yang diduga akibat pencucian sumur gas perusahaan migas di daerah tersebut.

Baca Juga: Pemerintah Putuskan TikTok Shop hingga Facebook Tak Boleh Bertransaksi, Hanya untuk Promosi

Pemerintah Kabupaten Aceh Timur melalui badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) dan dinas sosial mendirikan tenda dan dapur umum di lokasi pengungsi.

"Semua pengungsi tertangani dan sampai saat ini kondisi aman terkendali. Dan kami juga akan terus mendampingi pengungsi," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh Timur Ashadi.

Kepala Dinas Sosial Aceh Timur Elfiandi mengatakan pihaknya juga telah membuka dapur umum serta menyediakan kebutuhan masa panik pengungsi tersebut.

"Untuk logistik pengungsi sudah tersedia dan semua peralatan untuk pengungsi dibawa, seperti popok bayi, susu, selimut, dan lainnya" kata Elfiandi.

Baca Juga: PDIP sosialisasikan bakal Capres Ganjar di Surabaya

Sementara itu, sebanyak 29 warga Desa Panton Rayeuk T, Kecamatan Banda Alam, Kabupaten Aceh Timur, yang menjadi korban gas beracun kini dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zubir Mahmud.

"Ada 29 warga dirawat. Kami juga belum bisa memastikan apakah semua warga tersebut keracunan karena gas atau tidak. Sebab, di rumah sakit ini belum ada laboratorium," kata Direktur RSUD Zubir Mahmud Edy Gunawan.

PT Medco E&P Malaka, perusahaan migas yang beroperasi di wilayah itu, menyatakan menindaklanjuti laporan warga terkait dugaan kebauan di sekitar area operasi hingga menyebabkan warga mengalami keracunan gas.

Baca Juga: Monkey Shoulder Rayakan Bakat Bartending Indonesia, Gelar Ultimate Bartender Championship 2023

VP Relations & Security PT Medco E&P Malaka Arif Rinaldi mengatakan perusahaan bergerak cepat dan berkoordinasi dengan instansi kesehatan setempat untuk memastikan warga mendapatkan perawatan dan penanganan medis secara intensif.

"Sebagian warga sudah diperbolehkan pulang. Perusahaan juga telah menurunkan tim kesehatan, keselamatan kerja dan lindung lingkungan ke lokasi kejadian serta memberikan penanganan kesehatan kepada warga," kata Arif Rinaldi.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore